Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • “Jelang Pilchikgam 2026” Empat Balon Keuchik Blang Poroh Siap Bertarung, Pj Keuchik Ajak Warga Jaga Persatuan
  • Krisis Kandidat PilchikGam? Lima Gampong di Lhokseumawe Baru Kantongi Satu Balon Keuchik
  • Husaini Saksikan Final Liga Eksekutif JPFC 2026, Pemko Lhokseumawe Siap Majukan Sepak Bola Daerah
  • Setengah Tahun Pasca Banjir,Luka Kala Segi Belum Sembuh
  • Bangkit dari Bencana, Dayah Al-Anhar Sawang Segera Direlokasi ke Lahan Wakaf

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

“Jelang Pilchikgam 2026” Empat Balon Keuchik Blang Poroh Siap Bertarung, Pj Keuchik Ajak Warga Jaga Persatuan

14/07/2026

Krisis Kandidat PilchikGam? Lima Gampong di Lhokseumawe Baru Kantongi Satu Balon Keuchik

13/07/2026

Husaini Saksikan Final Liga Eksekutif JPFC 2026, Pemko Lhokseumawe Siap Majukan Sepak Bola Daerah

13/07/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • “Jelang Pilchikgam 2026” Empat Balon Keuchik Blang Poroh Siap Bertarung, Pj Keuchik Ajak Warga Jaga Persatuan
  • Krisis Kandidat PilchikGam? Lima Gampong di Lhokseumawe Baru Kantongi Satu Balon Keuchik
  • Husaini Saksikan Final Liga Eksekutif JPFC 2026, Pemko Lhokseumawe Siap Majukan Sepak Bola Daerah
  • Setengah Tahun Pasca Banjir,Luka Kala Segi Belum Sembuh
  • Bangkit dari Bencana, Dayah Al-Anhar Sawang Segera Direlokasi ke Lahan Wakaf
  • Milad Partai Aceh ke-19, Jejak Pengabdian Faisal H Isa di Tengah Banjir Lhokseumawe yang Tak Banyak Terekam
  • Dayah Darul Ulum Lhokseumawe Tampung Puluhan Anak Korban Banjir Aceh Utara
  • Belum Gajian, Ribuan PPPK Lhokseumawe Terpaksa Gigit Jari dan Dibayangi Akhir Kontrak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»Nasional»Bukit Radar Aceh Besar Ditemukan Medan Magnet, Mobil Ditarik Sendiri
Nasional

Bukit Radar Aceh Besar Ditemukan Medan Magnet, Mobil Ditarik Sendiri

RedaksiBy Redaksi05/01/2020Updated:05/01/2020Tidak ada komentar5 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- Masyarakat Aceh dihebohkan dengan penemuan medan magnet di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Lokasinya di Jalan Bukit Radar 
Blang Bintang, Aceh Besar hingga tembus ke Simpang Ie Suum, Krueng Raya, Aceh Besar, mengandung daya medan magnet. 

Buktinya mobil saat mesin dipadamkan bisa ditarik di atas tanjakan itu hingga kecepatan 40 kilometer per jam. 

Bagaimana kisah awal hal ini terungkap

Berikut kita simak cerita  sosok pertama yang mengungkap peristiwa aneh ini, yaitu Personel Ditreskrimsus Polda Aceh, Aipda Pariadi. 

Aipda Pariadi menceritakan berawal dari bersenggolan kaca spion mobil Honda Jazz disopiri istrinya dengan mobil lain dari arah berlawanan saat melintas kawasan itu, Kamis, 26 Desember 2019. 

Tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB. 

Aipda Pariadi mengisahkan saat itu, ia bersama istrinya membawa dua mobil untuk membawa keluarganya yang baru datang dari Aceh Utara untuk jalan-jalan.

Istrinya, membawa mobil Honda Jazz yang berada di belakangnya saat melalui Jalan Lintas Blangbintang (Bukit Radar) tembus Krueng Raya, Aceh Besar itu.

Sementara Pariadi mengemudikan Toyota Avanza dan berada di depannya.

Pada saat melewati lokasi yang tidak jauh dari Pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Blangbintang.

Tepatnya mengarah ke Ie Suum Krueng Raya, Aceh Besar, tiba-tiba kaca spion mobil Jazz yang dikemudikan istrinya, bersenggolan dengan mobil jenis yang sama. 

Mobil itu datang dari arah berlawanan atau dari arah Krueng Raya menuju Blangbintang.

Karena hanya bersinggungan kaca spion yang tidak terlalu fatal, akibat ada penyempitan ruas jalan di kawasan itu, akhirnya Pariadi yang juga membawa anggota keluarganya memilih berhenti sekitar 200 meter dari lokasi mobil istrinya bersenggolaN.

Kebetulan dua-dua mobil yang kami bawa penuh muatan.

Mobil yang saya bawa, ada abang ipar dan saudara lainnya.

Begitu juga di mobil yang dibawa istri, juga ada kakak ipar bersama anak-anaknya,” cerita Pariadi kepada Serambinews, Minggu (5/1/2020).

Karena, tidak menaruh rasa kekhawatiran yang berlebihan, akhirnya Pariadi memilih jalan pelan-pelan.

Tapi, karena mobil yang dikemudikan istrinya tak kunjung menyusul, akhirnya Pariadi memilih berhenti dan tetap berada di dalam mobil

Dengan posisi mesin menyala, namun persneling (gigi mobil) dalam keadaan netral, tiba-tiba mobilnya itu tertarik ke belakang, arah jalan yang menanjak.

Pariadi pun mengaku kaget saat menyadari hal tersebut dan sempat menanyakan ke abang iparnya, apa jalan tarikan mobil tersebut menurun atau menanjak?

Karena mendapat jawaban abang iparnya bahwa jalan arah tarikan mobilnya ke belakang itu menanjak ditambah dirinya begitu yakin struktur jalan tersebut mendaki, akhirnya Pariadi membuktikannya lagi.

“Beberapa kali saya coba, mobil terus tertarik ke belakang, ke arah jalan yang lebih menanjak.

Bahkan, lama kelamaan, kecepatannya makin tinggi mencapai 35 kilometer per jam,” ungkap Aipda Pariadi

Untuk lebih memperkuat temuannya di lokasi tersebut ada daya magnet yang kuat, akhirnya dua hari kemudian dirinya bercerita dan mengajak serta rekan-rekannya satu dinas di Ditreskrimsus Polda Aceh. 

Mereka yang diajak untuk membuktikan keanehan ini, Ipda Akmal Tulot, Ipda Yunus, dan Briptu Rafsanjani.

“Awalnya mereka tidak percaya dengan apa yang saya ceritakan. Tapi, setelah berada di lokasi dan membuktikannya langsung, baru kita tahu kekuasaan Allah itu luar biasa.

Bahkan, untuk tidak melewati momen tersebut, saya ikut mengabadikan dengan teman-teman dan keluarga dengan menayangkan siaran langsung via facebook,” pungkas Pariadi.

Ia pun mengungkapkan, selama lokasi medan magnet bukit radar itu ditemukan, dirinya sudah berulang kali menuju ke lokasi dan mengajak rekan-rekannya untuk membuktikannya.

Hingga akhirnya lanjutnya, dirinya dipertemukan tanpa sengaja dengan Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali. 

Saat itu, Bupati Mawardi sedang berada di salah satu warung kopi di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada saat dirinya dan rekan-rekannya ingin menuju ke lokasi dengan tim Serambinews.

“Kalau betul itu mengandung medan magnet, tempat itu bisa menjadi lokasi wisata baru bagi masyarakat dan wisatawan,” tutup Aipda Pariadi.

Seperti diberitakan Serambinews, Minggu (5/1/2020) siang, sejumlah lokasi yang disinyalir mengandung daya magnet sangat kuat ditemukan di beberapa titik di kawasan di Aceh Besar.

Daya tarik tersebut dapat dirasakan saat kondisi mesin mobil dipadamkan serta posisi persneling (gigi mobil) dalam keadaan netral.

Mobil perlahan-lahan ditarik ke arah bukit yang menanjak.

Hal yang mengejutkan lama kelamaan, kecepatan mobil yang dipadamkan dalam keadaan persneling netral, bisa mencapai 40 km per jam.

Fenomena alam tersebut ikut dibuktikan langsung oleh Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali dan Sekda Drs Iskandar MSi.

Keduanya datang bersama Serambinews setelah mengetahui adanya temuan lokasi medan magnet yang terdapat di sejumlah titik di kawasan Jalan Bukit Radar Blangbintang.

Bahkan kehadiran Serambinews untuk membuktikan adanya lokasi medan magnet di kawasan Jalan Bukit Radar itu.

Ikut ditemani langsung oleh penemu pertama, yakni Aipda Pariadi SH, personel Ditreskrimsus Polda Aceh.

Bersama Aipda Pariadi, ke lokasi juga ikut dua perwira yang juga bertugas di Ditreskrimsus Polda Aceh.

Dua perwira itu, yakni Ipda Akmal Tulot dan Ipda Yunus.

Keduanya mengaku juga sudah membuktikan fenomena medan magnet tersebut bersama Aipda Pariadi setelah penemuan itu.

Bahkan fenomena alam yang ditemukan secara tak sengaja oleh Aipda Pariadi itu telah diupload melalui media sosial pribadinya.

Hal itu bertujuan agar publik tahu bahwa di Aceh Besar khususnya, memiliki ‘Jabal Magnet Aceh Besar’ layaknya ‘Jabal Magnet’ yang terletak 60 kilometer dari Kota Madinah, Arab Saudi.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali yang datang langsung ke lokasi mengaku takjub dan akan segera mendatangkan ahli Geofisika dari Bandung.

Rasa kekaguman orang nomor satu di Aceh Besar ini terhadap daya medan magnet di wilayahnya itu langsung diupload di laman facebook pribadinya.

Bagi anda yang ingin datang ke areal titik medan magnet tersebut bisa melalui Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda berbelok ke jalan depan Mako Lanud SIM, Blangbintang

Atau melalui Simpang Jalan Ie Suum Krueng Raya dengan koordinat 5.53193995.490278 dari google map. (asp/serambinews)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

Operasi Senyap di Pesisir Aceh, Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Asal Thailand

28/06/2026

Wamenaker Tegaskan Pariwisata dan Budaya Jadi Motor Penggerak Lapangan Kerja

26/06/2026

Prabowo Minta Wartawan Ngopi di Luar Ruangan Saat Dialog Terbuka Bersama Ribuan Akademisi

26/06/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

“Jelang Pilchikgam 2026” Empat Balon Keuchik Blang Poroh Siap Bertarung, Pj Keuchik Ajak Warga Jaga Persatuan

14/07/2026

Krisis Kandidat PilchikGam? Lima Gampong di Lhokseumawe Baru Kantongi Satu Balon Keuchik

13/07/2026

Husaini Saksikan Final Liga Eksekutif JPFC 2026, Pemko Lhokseumawe Siap Majukan Sepak Bola Daerah

13/07/2026

Setengah Tahun Pasca Banjir,Luka Kala Segi Belum Sembuh

12/07/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Daerah

Bangkit dari Bencana, Dayah Al-Anhar Sawang Segera Direlokasi ke Lahan Wakaf

By Redaksi09/07/20260

ASPOST.ID- Harapan baru mulai menyinari keluarga besar Dayah Al-Anhar Gampong Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh…

Milad Partai Aceh ke-19, Jejak Pengabdian Faisal H Isa di Tengah Banjir Lhokseumawe yang Tak Banyak Terekam

07/07/2026

Dayah Darul Ulum Lhokseumawe Tampung Puluhan Anak Korban Banjir Aceh Utara

05/07/2026

Belum Gajian, Ribuan PPPK Lhokseumawe Terpaksa Gigit Jari dan Dibayangi Akhir Kontrak

03/07/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled!
Ad Blocker Enabled!
Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.