Pos-pos Terbaru
- Forkopimda Aceh Keluarkan Enam Langkah Redam Ketegangan, Persoalan Bendera Tunggu Kepastian Hukum
- Menko Polkam Tegaskan Simbol Negara Wajib Dihormati, Perdamaian Aceh Harus Dijaga
- Guru Lhokseumawe “Naik Kelas” Jadi Chef, K3S Muara Satu Sabet Juara Kuliner Khas Aceh
- Saat Seruan “Aceh Merdeka” Muncul, Dua Tokoh Kunci Tak Berada di Aceh, JK Soroti Kekosongan Kepemimpinan
- 21 Tahun Damai Aceh: Milik Siapa Perdamaian, dan Untuk Siapa
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Forkopimda Aceh Keluarkan Enam Langkah Redam Ketegangan, Persoalan Bendera Tunggu Kepastian Hukum
- Menko Polkam Tegaskan Simbol Negara Wajib Dihormati, Perdamaian Aceh Harus Dijaga
- Guru Lhokseumawe “Naik Kelas” Jadi Chef, K3S Muara Satu Sabet Juara Kuliner Khas Aceh
- Saat Seruan “Aceh Merdeka” Muncul, Dua Tokoh Kunci Tak Berada di Aceh, JK Soroti Kekosongan Kepemimpinan
- 21 Tahun Damai Aceh: Milik Siapa Perdamaian, dan Untuk Siapa
- Bintang Bulan Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Merah Putih Diturunkan hingga Berujung Kericuhan
- Massa Turunkan Ornamen Garuda dan Kibarkan Bendera Bintang Bulan di Pendopo Gubernur Aceh
- Pengibaran Bendera Bintang Bulan dan Seruan “Merdeka” Menggema di Banda Aceh, Rekaman Aksi Viral di Media Sosial
Penulis: Redaksi
ASPOST.ID- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh menyempakati enam rekomendasi untuk menyikapi dinamika keamanan yang terjadi di sejumlah lokasi di Ibukota Aceh pada peringatan Hari Damai Aceh, Sabtu (15/8/2026). Rapat Forkopimda yang berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Minggu (16/8/2026), menjadi langkah pemerintah daerah untuk meredam situasi sekaligus mencari akar persoalan yang memicu kerusuhan dan munculnya pengibaran Bendera Bintang Bulan. Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan rapat tersebut digelar sebagai respons atas sejumlah peristiwa menonjol yang terjadi sehari sebelumnya. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus ditempuh melalui komunikasi, pendekatan persuasif, dan koordinasi seluruh unsur. “Arahan terutama segera melaksanakan rapat Forkopimda dan mencari…
ASPOST.ID- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga perdamaian Aceh sekaligus memastikan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tetap berlangsung dalam koridor konstitusi dan hukum. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, mengatakan perdamaian yang telah terbangun di Aceh selama lebih dari dua dekade merupakan capaian penting yang harus dijaga bersama. Menurut Djamari, kekhususan Aceh tetap dihormati pemerintah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, setiap perbedaan pandangan maupun aspirasi masyarakat diharapkan disampaikan melalui cara-cara damai, dialogis, dan tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan serta ketertiban umum. “Perdamaian Aceh harus kita jaga bersama. Bendera Merah Putih dan…
ASPOST.ID- Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Lhokseumawe berlangsung penuh kreativitas. Bukan hanya upacara dan perlombaan konvensional, para insan pendidikan turut unjuk kemampuan melalui lomba memasak kuliner khas Aceh yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Sabtu (15/8/2026). Suasana lomba semakin meriah ketika para guru dan kepala sekolah tampil layaknya chef profesional. Mengenakan seragam putih lengkap dengan topi koki, mereka bergantian mengambil peran sebagai “kepala dapur” untuk mengolah sekaligus menyajikan hidangan andalan masing-masing. Kreativitas tersebut mengantarkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Muara Satu keluar sebagai juara pertama. Tim yang diketuai Samsul Bahri itu berhasil memikat penilaian…
ASPOST.ID – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) meminta seluruh elemen masyarakat Aceh menjaga perdamaian dan stabilitas daerah yang telah terpelihara selama 21 tahun sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki. Pernyataan JK tersebut disampaikan di tengah munculnya aksi demonstrasi dan seruan bernuansa “Aceh Merdeka” yang bertepatan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2026. Menurut JK, dinamika tersebut tidak boleh berkembang menjadi konflik baru yang dapat mengganggu berbagai kemajuan yang telah dicapai Aceh selama dua dekade terakhir. “Yang penting masyarakat memahami bahwa perdamaian telah membawa kemajuan dan kesejahteraan. Jangan sampai apa yang sudah dicapai selama…
15 Agustus 2005 – 15 Agustus 2026 Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki RI–GAM ASPOST.ID- Dua puluh satu tahun lalu, sejarah Aceh memasuki babak baru. Di Helsinki, Finlandia, Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menandatangani Nota Kesepahaman pada 15 Agustus 2005. Dokumen itu bukan sekadar selembar perjanjian. Ia menjadi titik balik setelah puluhan tahun konflik yang meninggalkan luka, kehilangan dan trauma bagi masyarakat Aceh. Kini, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, perdamaian Aceh genap berusia 21 tahun. Pertanyaannya kemudian berubah. Setelah dua dekade lebih perdamaian berjalan, milik siapa sebenarnya perdamaian Aceh? Dan sudah sejauh mana janji Helsinki benar-benar dirasakan rakyat?…
Bintang Bulan Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Merah Putih Diturunkan hingga Berujung Kericuhan
ASPOST.ID- Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berubah dari rangkaian doa dan zikir menjadi aksi massa yang diwarnai pengibaran Bendera Bintang Bulan penurunan Bendera Merah Putih, hingga bentrokan dengan aparat keamanan. Ribuan warga dari berbagai daerah di Aceh sebelumnya memadati kawasan Masjid Raya Baiturrahman untuk mengikuti doa dan zikir bersama dalam rangka memperingati 21 tahun perdamaian Aceh. Sejumlah peserta awalnya terlihat membawa dan mengibarkan bendera putih. Situasi kemudian berubah ketika sejumlah peserta mulai mengibarkan Bendera Bintang Bulan di halaman masjid. Berdasarkan laporan sejumlah media yang terbit pada hari yang sama, bendera tersebut…
ASPOST.ID- Aksi massa di kawasan Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), diwarnai sejumlah tindakan simbolik yang menyita perhatian publik. Dalam dokumentasi foto dan video yang beredar, massa terlihat menurunkan ornamen bergambar Garuda serta merobek spanduk bergambar Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fadh) yang memuat ucapan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Dalam rangkaian aksi tersebut, massa juga terlihat menaikkan bendera Bintang Bulan di salah satu tiang di kawasan Pendopo Gubernur Aceh. Peristiwa itu kemudian menjadi sorotan setelah sejumlah foto dan video tersebar di berbagai platform media sosial. Rekaman memperlihatkan peserta aksi berkumpul di sekitar…
ASPOST.ID- Pengibaran bendera Bulan Bintang disertai seruan “merdeka” dalam peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), memicu perhatian luas di ruang digital setelah sejumlah foto dan video peristiwa tersebut menyebar di berbagai platform media sosial. Rekaman yang beredar memperlihatkan sejumlah peserta membawa dan mengibarkan bendera Bintang Bulan, Alam Peudeung dan bendera putih di tengah kerumunan massa yang mengikuti kegiatan zikir dan doa bersama. Beberapa video juga memperlihatkan suasana ketika bendera tersebut dipasang di sejumlah titik di kawasan Masjid Raya Baiturrahman dan masih bertahan hingga saya ini. Bendera Bintang Bulan adalah bendera Aceh yang…
ASPOST.ID – Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada Sabtu, 15 Agustus 2026, atau Milad MoU Helsinki RI-GAM berubah menjadi momentum penyampaian aspirasi politik yang jauh lebih luas dari sekadar peringatan damai. Ribuan masyarakat dari berbagai kabupaten/ kota di Aceh berkumpul di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, untuk mengikuti zikir akbar dan doa tolak bala yang dirangkai dengan penyampaian sejumlah tuntutan mengenai masa depan Aceh. Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, seruan “Aceh Merdeka” terdengar dari kerumunan massa. Sejumlah peserta juga mengibarkan bendera Bintang Bulan, Bendera Alam Peudeung dan bendera putih. Laporan sejumlah media di lokasi menyebutkan, aksi tersebut menjadi salah…
HRD Apresiasi Terobosan Prabowo: Infrastruktur Dasar Harus Benar-Benar Dirasakan hingga Pelosok Desa
ASPOST.ID- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Ruslan Daud (HRD), mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas antardesa sebagai bagian penting dari agenda pembangunan nasional. Menurut HRD, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan desa bukan sekadar proyek fisik, melainkan menyangkut keselamatan, akses pendidikan, mobilitas ekonomi, serta kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah perdesaan dan terpencil. Hal itu disampaikan HRD usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). HRD menilai pembangunan nasional harus mampu menghadirkan…
