ASPOST.ID – Empat kandidat yang akan bertarung dalam Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Serentak Kota Lhokseumawe 2026 menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga pesta demokrasi di tingkat gampong tetap aman, tertib, dan bermartabat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Deklarasi Damai Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Serentak Kota Lhokseumawe Tahun 2026 yang diikuti empat calon Keuchik Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, bersama ratusan calon keuchik lainnya, di halaman Kantor Walikota Lhokseumawe, Kamis (27/8/2026).
Keempat figur tersebut masing-masing Abdullah, mantan Keuchik Blang Poroh; Bustami, mantan Kepala Dusun (Kadus); M. Rasyid bin Has, mantan Ketua Tuha Peut; serta Ziaulhadi, yang mewakili unsur pemuda.
Deklarasi damai ini menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama agar seluruh tahapan Pilchikgam berlangsung dalam suasana sejuk, demokratis, dan bebas dari konflik.
Dalam ikrar yang dibacakan, mereka menyatakan kesepakatan untuk mematuhi seluruh tahapan Pemilihan Keuchik secara damai, sopan, bermartabat, serta penuh tanggung jawab demi terwujudnya proses demokrasi yang sehat bagi masyarakat.
Mereka juga berkomitmen mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan etika dan moralitas selama berlangsungnya tahapan Pilchikgam Serentak 2026.
Selain itu, para calon sepakat menjaga situasi tetap kondusif, menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa, serta menjunjung tinggi prinsip siap menang dan siap kalah.
Komitmen lainnya adalah tidak melakukan pelanggaran hukum, baik pidana maupun perdata, selama masa kampanye maupun pada tahapan pemilihan lainnya.
Deklarasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar damai oleh keempat calon Keuchik Blang Poroh sebagai bentuk keseriusan menjaga persatuan dan keamanan masyarakat Gampong Blang Poroh.
Usai prosesi deklarasi dan penandatanganan, keempat calon Keuchik bersama Sekda Lhokseumawe A. Haris, S.Sos., M.Si., serta Pj. Keuchik Blang Poroh Basri Arahman, dan P2K Blang Poroh turut mengabadikan momen bersama.
Deklarasi ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan Pilchikgam khususnya di Blang Poroh, sehingga persaingan antar kandidat tetap berlangsung secara sehat tanpa mengorbankan persaudaraan dan keharmonisan masyarakat.
Berbeda pilihan di bilik suara, tetap satu dalam persaudaraan. Semangat tersebut menjadi pesan utama yang diharapkan terus terjaga hingga seluruh tahapan Pilchikgam Serentak Kota Lhokseumawe 2026 selesai.(asp)

