ASPOST.ID- Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 dalam sebuah syukuran yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, pejabat struktural, petugas outsourcing, serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), Senin (26/1).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, didampingi Ketua DWP Kanim Lhokseumawe Nina Azhan, dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting yang terhubung dengan peringatan terpusat di Aula Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). Seluruh satuan kerja keimigrasian di Indonesia turut berpartisipasi dalam peringatan nasional tersebut.
Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai pengabdian, integritas, serta loyalitas aparatur Imigrasi dalam menjalankan fungsi pelayanan publik dan penegakan hukum keimigrasian. Selain itu, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana konsolidasi internal organisasi guna memperkuat sinergi antar satuan kerja di tengah dinamika dan tantangan tugas keimigrasian yang semakin kompleks.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe turut melaksanakan aksi kepedulian sosial dengan menyerahkan secara simbolis Donasi Sumur Bor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada masyarakat. Penyerahan donasi dilakukan kepada Keuchik Gampong Samuti Rayeuk beserta perwakilan kepala dusun sebagai bentuk komitmen Imigrasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Program ini mencerminkan peran Imigrasi yang tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang menjadi simbol harapan akan keberlanjutan pengabdian, kebersamaan, serta keberkahan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, menegaskan bahwa Hari Bakti Imigrasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat karakter dan budaya kerja organisasi.
“Hari Bakti Imigrasi adalah ruang refleksi bagi kita semua untuk terus berbenah, memperbaiki kualitas diri dan organisasi. Aparatur Imigrasi dituntut membangun budaya kerja yang disiplin, beretika, serta berorientasi pada pelayanan, agar kehadiran Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Azhan.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan ke depan menuntut seluruh jajaran Imigrasi untuk adaptif dan inovatif dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas.
“Dengan soliditas dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, saya optimistis seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe mampu menjawab tantangan keimigrasian ke depan secara profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sejalan dengan semangat “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju.” (red)
