Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • Yassierli: Lulusan Kampus Harus Terapkan “Triple Readiness” untuk Menang di Era Disrupsi AI
  • Lhokseumawe Teratas Evaluasi KLA 2026 di Aceh, Ungguli 22 Daerah dengan Skor 904,35
  • Safari Subuh di Aceh Utara: Gerakan Spiritual Komunitas Pemuda Menguatkan Iman dan Kohesi Sosial
  • Eks Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Resmi Gabung PKB, Perkuat Konsolidasi Politik di Aceh
  • Wali Kota Lhokseumawe Nonaktifkan Tiga Pejabat Eselon II, Sinyal Kuat Reformasi Birokrasi

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Yassierli: Lulusan Kampus Harus Terapkan “Triple Readiness” untuk Menang di Era Disrupsi AI

25/04/2026

Lhokseumawe Teratas Evaluasi KLA 2026 di Aceh, Ungguli 22 Daerah dengan Skor 904,35

25/04/2026

Safari Subuh di Aceh Utara: Gerakan Spiritual Komunitas Pemuda Menguatkan Iman dan Kohesi Sosial

25/04/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Yassierli: Lulusan Kampus Harus Terapkan “Triple Readiness” untuk Menang di Era Disrupsi AI
  • Lhokseumawe Teratas Evaluasi KLA 2026 di Aceh, Ungguli 22 Daerah dengan Skor 904,35
  • Safari Subuh di Aceh Utara: Gerakan Spiritual Komunitas Pemuda Menguatkan Iman dan Kohesi Sosial
  • Eks Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Resmi Gabung PKB, Perkuat Konsolidasi Politik di Aceh
  • Wali Kota Lhokseumawe Nonaktifkan Tiga Pejabat Eselon II, Sinyal Kuat Reformasi Birokrasi
  • Kejari Pidie Jaya Tahan Geuchik Lancang atas Dugaan Korupsi Dana Desa Rp450 Juta
  • PNL Buka Dua Prodi Strategis Berstandar Nasional, Perkuat Daya Saing Global SDM Indonesia
  • Perang Iran Seret Anggaran Militer AS hingga Rp603 Triliun, Stok Rudal Strategis Mulai Terkuras
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
Demo
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»Daerah»Air Bersih Jadi Harapan Terakhir Warga Pascabanjir, Yayasan Geutanyoe Distribusi Puluhan Ribu Liter di Aceh Utara
Daerah

Air Bersih Jadi Harapan Terakhir Warga Pascabanjir, Yayasan Geutanyoe Distribusi Puluhan Ribu Liter di Aceh Utara

RedaksiBy Redaksi25/02/2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Yayasan Geutanyoe melakukan distribusi air bersih kepada warga terdampak banjir di Aceh Utara.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- Tiga bulan setelah banjir besar menerjang berbagai sudut Kabupaten Aceh Utara, jejak bencana itu belum benar-benar hilang. Lumpur memang mulai mengering, rumah-rumah perlahan dibenahi, namun satu persoalan mendasar masih menghantui warga yakni kebutuhan air bersih.

Sumur-sumur yang selama ini menjadi sumber kehidupan berubah keruh dan berbau. Sebagian jaringan air rumah tangga rusak, lainnya diduga tercemar. Di tengah keterbatasan itu, kebutuhan paling sederhana air layak minum menjadi barang langka.

Di sejumlah desa terdampak, jerigen dan galon kini berderet menunggu giliran diisi. Warga tak lagi sekadar berharap hujan berhenti, tetapi menanti truk tangki datang membawa suplai air siap konsumsi.

Sepanjang Februari 2026, distribusi air bersih kembali digerakkan oleh Yayasan Geutanyoe.Penyaluran difokuskan ke empat desa di dua kecamatan, yakni Matang Serdang dan Matang Seuke Pulot di Kecamatan Tanah Jamboe Aye, serta Alue Anoe Timu dan Alue Anoe Barat di Kecamatan Baktiya. Sasaran utamanya keluarga yang hingga kini belum memiliki akses air layak konsumsi.

Dalam sebulan, delapan kali pengiriman dilakukan. Setiap penyaluran membawa 2.000 liter air siap minum. Total 16.000 liter air telah menjangkau sekitar 842 kepala keluarga atau lebih dari 2.500 jiwa. Bagi warga, angka-angka itu bukan sekadar statistik melainkan jaminan hidup sehari-hari.

“Air ini untuk minum, masak, sampai sahur nanti,” ujar seorang ibu rumah tangga di Alue Anoe Barat, menggambarkan betapa pentingnya bantuan tersebut, terlebih menjelang Ramadan.

Tak hanya air minum, satu unit tangki berkapasitas 1.000 liter juga diserahkan sebagai penampungan bersama. Tangki itu kini menjadi pusat aktivitas warga, tempat mereka bergantian memenuhi kebutuhan harian sekaligus menjaga kebersamaan di tengah masa pemulihan.

Upaya pemulihan juga menyentuh sisi yang kerap luput dari perhatian: kesehatan mental anak-anak. Trauma banjir, kehilangan ruang bermain, hingga kecemasan berkepanjangan menjadi beban tersendiri. Karena itu, ruang aman bagi anak dibangun di Alue Anoe Timu sebagai tempat belajar, bermain, dan mendapatkan dukungan psikososial.

Bersama relawan, Yayasan Geutanyoe menggelar delapan sesi pendampingan psikososial sepanjang Februari. Anak-anak diajak menggambar, bercerita, dan berinteraksi kembali, perlahan mengembalikan rasa aman yang sempat hilang.

Koordinator lapangan, Iskandar, menilai persoalan sanitasi dan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah besar pascabencana. Menurutnya, tanpa dukungan berkelanjutan, risiko penyakit dan gangguan kesehatan akan terus mengintai kelompok rentan.

“Sanitasi dan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan utama. Dukungan harus terus ada agar masyarakat, terutama anak-anak, bisa hidup lebih sehat dan aman selama masa pemulihan,” katanya.

Di Aceh Utara hari ini, pemulihan bukan lagi sekadar membangun kembali rumah yang roboh. Ia tentang memastikan setiap keluarga bisa meneguk air bersih, anak-anak bisa tertawa lagi, dan kehidupan perlahan kembali normal. Dari setetes air, harapan itu tumbuh kembali.(asp)

ACEH UTARA Distribusi Air Bersih Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Banjir Yayasan Geutanyoe
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

Lhokseumawe Teratas Evaluasi KLA 2026 di Aceh, Ungguli 22 Daerah dengan Skor 904,35

25/04/2026

Safari Subuh di Aceh Utara: Gerakan Spiritual Komunitas Pemuda Menguatkan Iman dan Kohesi Sosial

25/04/2026

Eks Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Resmi Gabung PKB, Perkuat Konsolidasi Politik di Aceh

25/04/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

Yassierli: Lulusan Kampus Harus Terapkan “Triple Readiness” untuk Menang di Era Disrupsi AI

25/04/2026

Lhokseumawe Teratas Evaluasi KLA 2026 di Aceh, Ungguli 22 Daerah dengan Skor 904,35

25/04/2026

Safari Subuh di Aceh Utara: Gerakan Spiritual Komunitas Pemuda Menguatkan Iman dan Kohesi Sosial

25/04/2026

Eks Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Resmi Gabung PKB, Perkuat Konsolidasi Politik di Aceh

25/04/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Daerah

Wali Kota Lhokseumawe Nonaktifkan Tiga Pejabat Eselon II, Sinyal Kuat Reformasi Birokrasi

By Redaksi25/04/20260

ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menjadi sorotan publik menyusul langkah tegas Wali Kota Sayuti Abubakar…

Kejari Pidie Jaya Tahan Geuchik Lancang atas Dugaan Korupsi Dana Desa Rp450 Juta

24/04/2026

PNL Buka Dua Prodi Strategis Berstandar Nasional, Perkuat Daya Saing Global SDM Indonesia

24/04/2026

Perang Iran Seret Anggaran Militer AS hingga Rp603 Triliun, Stok Rudal Strategis Mulai Terkuras

24/04/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.