ASPOST.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe membuka seleksi terbuka untuk mengisi 14 jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) atau setingkat eselon II.b. Seleksi yang berlangsung hingga awal November 2026 ini menjadi momentum penting bagi pemerintah yang berjulukan petro dollar untuk memastikan posisi strategis birokrasi diisi aparatur yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik.
Berdasarkan Pengumuman Nomor 01/PANSEL JPT/2026 yang ditetapkan pada 21 Oktober 2026, pendaftaran dibuka pada 24 Oktober hingga 6 November 2026. Proses tersebut mencakup sejumlah jabatan penting, mulai dari asisten sekretariat daerah dan staf ahli wali kota hingga kepala dinas dan kepala badan.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) A. Haris, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, menyampaikan,pengisian jabatan ini bukan sekadar agenda administratif untuk memenuhi kebutuhan organisasi.
Hasil seleksi akan menentukan siapa yang memimpin sejumlah perangkat daerah dengan tanggung jawab langsung terhadap pelayanan masyarakat, tata kelola pemerintahan, pengelolaan sumber daya manusia, penanganan kebencanaan, kesehatan, hingga persoalan sosial dan ekonomi daerah.
Karena itu, keterbukaan informasi, konsistensi penerapan persyaratan, dan akuntabilitas penilaian menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian sepanjang proses seleksi.
Empat Belas Jabatan yang Diperebutkan
Sebanyak 14 jabatan yang dibuka dalam seleksi tersebut meliputi:
Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Kepala Dinas Kesehatan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Kepala Dinas Pertanahan.
Kepala Dinas Sosial.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Deretan posisi tersebut memiliki lingkup tugas dan tantangan yang berbeda. Oleh sebab itu, kesesuaian kompetensi kandidat dengan kebutuhan organisasi menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan kualitas hasil seleksi.
Syarat Ketat, Peserta Dituntut Penuhi Kualifikasi
Dalam pengumuman resmi, seleksi diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan umum dan administratif.
Pelamar harus berstatus PNS, sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional ahli madya paling singkat dua tahun, memiliki pangkat minimal Pembina golongan IV/a, serta berusia paling tinggi 56 tahun per 31 Desember 2026.
Selain itu, kandidat diwajibkan memiliki pengalaman jabatan yang relevan secara kumulatif paling singkat lima tahun dan kualifikasi pendidikan minimal Sarjana (S-1) atau Diploma IV (D-IV).
Persyaratan lainnya mencakup rekam jejak, integritas dan moralitas yang baik, kompetensi manajerial, teknis dan sosial kultural, serta ketentuan terkait disiplin dan status hukum sebagaimana diatur dalam pengumuman.
Khusus pelamar dari luar Pemerintah Kota Lhokseumawe, izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian di instansi asal menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi.
Dengan persyaratan tersebut, proses seleksi diharapkan mampu menjaring kandidat yang memenuhi standar jabatan. Namun, pemenuhan persyaratan administratif tetap perlu diikuti penilaian kompetensi dan rekam jejak secara objektif agar hasil akhirnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Seleksi Berlangsung hingga 30 November
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://asnkarier.bkn.go.id/ menggunakan akun MyASN masing-masing peserta.
Pelamar wajib mengunggah dokumen administrasi dalam format PDF. Dokumen fisik juga harus diserahkan kepada Sekretariat Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lhokseumawe.
Penyerahan dokumen fisik dijadwalkan pada 26 Oktober hingga 6 November 2026, pukul 09.00–15.00 WIB. Panitia menyatakan tidak melayani penyerahan di luar jadwal tersebut.
Tahapan berikutnya meliputi verifikasi administrasi, rekam jejak jabatan, moralitas dan integritas pada 26 Oktober hingga 9 November 2026. Hasil seleksi administrasi dan rekam jejak dijadwalkan diumumkan pada 14 November 2026.
Peserta yang lolos akan mengikuti Assessment Center pada 17–19 November 2026, kemudian presentasi makalah dan wawancara pada 24–26 November 2026. Adapun pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 30 November 2026.
Jadwal tersebut bersifat tentatif dan dapat berubah sesuai pemberitahuan resmi panitia.
Akuntabilitas Menjadi Ujian Penting
Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi tidak cukup hanya dinilai dari terlaksananya seluruh tahapan sesuai kalender. Proses tersebut juga perlu menjamin bahwa setiap kandidat memperoleh kesempatan yang adil, persyaratan diterapkan secara konsisten, dan keputusan didasarkan pada hasil penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks itu, publik memiliki kepentingan untuk mengetahui perkembangan seleksi melalui informasi resmi yang tersedia. Penjelasan mengenai mekanisme penilaian, tahapan penentuan kandidat, serta pengumuman hasil sesuai ketentuan akan membantu memperkuat kepercayaan terhadap proses pengisian jabatan.
Hasil akhir seleksi nantinya akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kapasitas birokrasi Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menjalankan program pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Informasi lanjutan mengenai seleksi dapat diakses melalui portal ASN Karier BKN di https://asnkarier.bkn.go.id/ dan situs BKPSDM Kota Lhokseumawe di https://bkpsdm.lhokseumawekota.go.id/.
Panitia juga menetapkan bahwa peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi. Ketidakhadiran pada salah satu tahapan yang dijadwalkan dapat menyebabkan peserta dinyatakan gugur, sedangkan biaya transportasi dan akomodasi menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.(asp)

