Pos-pos Terbaru
- PIM Tanam 600 Mangga Kiojay di Aceh Utara, Kampung Madat Diproyeksikan Jadi Sentra Ekonomi Baru
- Dekranasda Aceh Pacu Inovasi Perajin Aceh Utara: Batik Motif Lokal Dibidik Tembus Pasar Internasional
- Blang Poroh Tembus Tiga Besar Lomba Gampong Merah Putih, Gotong Royong Warga Berbuah Prestasi
- Jalaluddin Pilih Tanpa Tim Sukses, Keuchik Harus Jadi Pemimpin untuk Semua Warga Uteunkot
- Warga Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Polisi Duga Tersambar Petir
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- PIM Tanam 600 Mangga Kiojay di Aceh Utara, Kampung Madat Diproyeksikan Jadi Sentra Ekonomi Baru
- Dekranasda Aceh Pacu Inovasi Perajin Aceh Utara: Batik Motif Lokal Dibidik Tembus Pasar Internasional
- Blang Poroh Tembus Tiga Besar Lomba Gampong Merah Putih, Gotong Royong Warga Berbuah Prestasi
- Jalaluddin Pilih Tanpa Tim Sukses, Keuchik Harus Jadi Pemimpin untuk Semua Warga Uteunkot
- Warga Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Polisi Duga Tersambar Petir
- Dari Imum Gampong ke Pilchikgam 2026, Tgk. H. Zulfikar IS Bawa Rekam Jejak 15 Tahun Pengabdian
- Dari Aceh ke Panggung Nasional, Misran Fuadi Ikut Technical Meeting MTQ Nasional XXXI di Kemenag RI
- STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Bersiap Naik Kelas,Abdul Gani Bidik Status Institut
Penulis: Redaksi
ASPOST.ID- Sebuah pengiriman bantuan medis besar-besaran dari Malaysia tiba di Aceh pada Sabtu malam (29/11) pukul 19.00 WIB. Sebanyak 2 juta pieces obat-obatan dan peralatan medis, dengan total berat 2 ton, mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, menggunakan pesawat kargo khusus dari Kuala Lumpur. Ini menjadi pengiriman bantuan medis internasional pertama yang masuk ke Aceh pasca bencana Cyclone Senyar, yang sejak 26 November 2025 menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah Aceh. Bencana ini memicu hujan ekstrem lebih dari 400 mm dalam dua hari, mengakibatkan banjir bandang dan longsor besar. Hingga saat ini, data sementara mencatat 47 orang meninggal,…
ASPOST.ID- Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., bersama Kepala Dinas PUPR Said Bachtiar, meninjau langsung lokasi longsor di Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, pada Sabtu, 29 November 2025. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus menetapkan langkah penanganan cepat agar akses masyarakat segera kembali normal. Dalam peninjauan tersebut, Husaini yang juga merupakan mantan pejuang Aceh Merdeka ini langsung menginstruksikan Dinas PUPR untuk mempercepat proses pembersihan material longsor serta melakukan pengamanan di area terdampak guna mencegah risiko longsor susulan. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca yang masih berpotensi…
ASPOST.ID- Kisah mengharukan datang dari para petugas PLN Aceh yang berjibaku memulihkan jaringan listrik di tengah bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah Aceh sejak Rabu hingga Kamis (26–27/11). Salah satu kisah paling pilu dialami Zakiul Fuadi, petugas muda yang baru sebulan berdinas di PLN Angkup, Takengon. Zakiul, putra dari Zulkaedah, warga Gampong Paya Punteuet, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, terpaksa menempuh perjalanan pulang sejauh 56 kilometer dengan berjalan kaki dari perbatasan Jeuram, Kabupaten Nagan Raya menuju Kota Takengon, Aceh Tengah. Hal itu dilakukan setelah akses jalan utama putus total akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh Tengah. Ia…
ASPOST.ID– PT Pertamina (Persero) bersama seluruh subholding dan anak usahanya bergerak cepat memastikan ketersediaan energi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lain di Sumatera. Respons cepat ini sejalan dengan komitmen pengamanan Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Satgas Nataru), sekaligus menjamin kelancaran distribusi BBM serta LPG di tengah kondisi darurat. Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan optimalisasi suplai menggunakan berbagai moda transportasi darat, laut, dan udara guna memastikan energi tetap menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Pertamina menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah…
ASPOST.ID- Tim gabungan TNI–Polri bersama warga setempat berhasil mengevakuasi dua jenazah korban banjir bandang yang melanda Gampong Nibong, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (27/11/2025). Proses evakuasi berlangsung dramatis akibat derasnya arus air dan medan yang sulit dijangkau. Evakuasi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB setelah petugas menerima laporan adanya dugaan jenazah terbawa arus banjir. Personel gabungan terdiri dari Danramil 05 Syamtalira Bayu Kapt. Arh. I Wayan Ardibawa, Kapolsek Syamtalira Bayu Iptu Gunanto, para Kanit Polsek, Bhabinkamtibmas, serta pasukan bantuan Yon Kap 11 Sp. Kuramat. Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Syamtalira Bayu, Iptu Gunanto,…
ASPOST.ID- Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor melanda hampir seluruh wilayah Aceh, sehingga Gubernur Aceh, H.Muzakir Manaf akrab disapa Mualem, menetapkan status tanggap darurat bencana. Keputusan itu diumumkan Mualem di Banda Aceh, Kamis (27/11/2025), setelah menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait penetapan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA 2025. “Hari ini saya menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh,” ujar Mualem. Status darurat berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 28 November 2025. Menurut Gubernur, pemerintah Aceh telah menyalurkan bantuan darurat ke sejumlah kabupaten/kota terdampak. “Kondisi di lapangan semakin kompleks. Pemerintah melalui SKPA terkait sudah memberikan bantuan untuk…
ASPOST.ID-Kabupaten Aceh Utara mengalami lumpuh total akibat banjir besar yang dipicu curah hujan ekstrem dan meluapnya sejumlah sungai utama, termasuk Krueng Pase, Krueng Keureuto, Krueng Peutou, Krueng Pirak, Krueng Ajo, Krueng Sawang, Krueng Jambo Aye, dan Krueng Nisam. Banjir meluas cepat, merusak fasilitas umum, infrastruktur, lahan pertanian, tambak, perkebunan, serta merendam ribuan rumah penduduk. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Pase, mengatakan situasi semakin sulit karena jaringan internet di banyak titik mengalami blackout, sehingga komunikasi, evakuasi, dan distribusi logistik tersendat sejak awal kejadian. “Beberapa tim penyelamat kesulitan mendapatkan koordinasi lapangan akibat putusnya akses digital,”ujarnya, dikonfirmasi aspost.id, pada Kamis malam…
ASPOST.ID- Pemerintah Indonesia belum menaikkan status bencana banjir yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumatera menjadi bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menegaskan bahwa sampai saat ini penanganan masih mengacu pada status bencana daerah yang telah ditetapkan masing-masing pemerintah provinsi. Banjir dan tanah longsor terjadi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut Pratikno, seluruh wilayah terdampak telah menetapkan status darurat bencana daerah, sehingga pemerintah pusat dapat mengerahkan dukungan sesuai prosedur yang berlaku. “Dengan status darurat bencana daerah, penanganan dapat berjalan optimal. Tidak ada kendala sejauh ini karena masing-masing daerah sudah menyatakan kondisi…
ASPOST.ID- Banjir yang melanda Kota Lhokseumawe hingga hari ini masih merendam sejumlah fasilitas vital, termasuk Rumah Sakit Kesrem dan Rumah Sakit PMI Aceh Utara yang berlokasi di Jalan Samudera, Kampung Jawa, Lhokseumawe. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa badan jalan, halaman rumah sakit, hingga sebagian ruang perawatan masih tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Sejumlah sepeda motor milik keluarga pasien dan tenaga medis yang diparkir di halaman Rumah Sakit Kesrem juga tampak masih terendam. Aktivitas di depan rumah sakit terlihat lengang, dan menurut informasi yang dihimpun, pasien dengan kondisi tidak terlalu parah telah dipulangkan sejak Rabu kemarin untuk mengurangi risiko dan beban…
ASPOST.ID- Banjir yang melanda hampir 18 gampong di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sejak Kamis pagi (27/11), mulai menunjukkan tanda surut. Hingga pukul 22.00 WIB, ketinggian air di sejumlah titik menurun hingga sekitar 30 sentimeter, terutama pada badan jalan utama. Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya sulit dilalui kendaraan roda dua kini mulai kembali normal, seperti Jalan Samudera di kawasan Gampong Hagu Selatan, Kampung Jawa Lama, Jalan Iskandar Muda, Jalan Darussalam, Pasar Inpres, Jalan Malikussaleh, dan Jalan Merdeka kawasan Kuta Blang. Di Jalan Merdeka Kuta Blang, arus lalu lintas yang sejak pagi hingga siang dialihkan melalui Simpang Mahoni kini telah dibuka…
