ASPOST.ID- PT.Toya Perdana Lhokseumawe bekerjasama dengan PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe, terus memacu pengerjaan Proyek Sistem Penyedia Air Minum (SPAM).
Proyek air bersih siap minum itu memiliki nilai investasi mencapai Rp 450 miliar. Dengan sumber utama air baku dari Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
”Kapasitas suplay air bersih nantinya sekitar 230 liter perdetik, ya kira-kira satu drum minyak lah. Proyek ini sudah dimulai sejak 2023 sebagai tahapan awal normalisasi sungai dikawasan Cot Trieng,”kata HMC Departemen Head PT Toya Perdana Lhokseumawe, Yusuf Iman, dikonfirmasi aspost.id, Rabu, 26 Maret 2025.
Ia mengatakan, pihaknya sudah membangun Water Intake sebagai sistem yang berfungsi untuk mengambil air dari sumbernya dan mengalirkannya ke dalam sistem pengolahan air bersih.
“Jadi tahapan pengerjaan proyek dilapangan seperti pemasangan pipa air dan lainnya sudah mencapai sekitar 50-60 persen. Insya Allah pada bulan Agustus nantinya bisa kita fungsikan layanan air bersih kepada masyarakat Kota Lhokseumawe sebagai HUT kemerdekaan RI ke-80, jadi masyarakat juga merdeka menggunakan suplai air bersih,”katanya.
Selain itu, untuk diketahui penandatanganan Perjanjian Kerjasama Investasi B2B Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lhokseumawe telah dilakukan antara Direktur PT.Toya Perdana Lhokseumawe, Priyatno dengan Direktur PDAM Ie Beusare Rata Lhokseumawe, Safrial, ST, yang disaksikan oleh Pj Walikota Lhokseumawe, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA, Cd, pada Jumat, 9 September 2022 lalu di Aula Hotel Raja Wali Lhokseumawe. (asp)

