Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • HMI Medan Dukung Penertiban Drainase, Desak Dinas SDABMBK Tindak Tegas Pelaku Usaha Alih Fungsi Parit
  • KOHATI Desak Audit CCTV Daycare di Aceh, Respons Serius Maraknya Dugaan Kekerasan Anak
  • Bea Cukai Lhokseumawe Umumkan Status Barang Dikuasai Negara, Satu Unit Traga Bermuatan Rokok Ilegal Disita
  • UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul
  • Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

HMI Medan Dukung Penertiban Drainase, Desak Dinas SDABMBK Tindak Tegas Pelaku Usaha Alih Fungsi Parit

30/04/2026

KOHATI Desak Audit CCTV Daycare di Aceh, Respons Serius Maraknya Dugaan Kekerasan Anak

30/04/2026

Bea Cukai Lhokseumawe Umumkan Status Barang Dikuasai Negara, Satu Unit Traga Bermuatan Rokok Ilegal Disita

30/04/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • HMI Medan Dukung Penertiban Drainase, Desak Dinas SDABMBK Tindak Tegas Pelaku Usaha Alih Fungsi Parit
  • KOHATI Desak Audit CCTV Daycare di Aceh, Respons Serius Maraknya Dugaan Kekerasan Anak
  • Bea Cukai Lhokseumawe Umumkan Status Barang Dikuasai Negara, Satu Unit Traga Bermuatan Rokok Ilegal Disita
  • UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul
  • Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik
  • “1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan
  • HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur
  • Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
Demo
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»Nasional»Ratusan Triliun Mengendap, Pemerintah Soroti Lambatnya Belanja Daerah
Nasional

Ratusan Triliun Mengendap, Pemerintah Soroti Lambatnya Belanja Daerah

RedaksiBy Redaksi21/10/2025Updated:21/10/2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Pemerintah pusat menyoroti lambatnya penyerapan anggaran di Pemerintah Daerah (Pemda) yang menyebabkan dana publik ratusan triliun rupiah masih mengendap di perbankan, alih-alih menggerakkan ekonomi di daerah.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- Pemerintah pusat menyoroti lambatnya penyerapan anggaran di Pemerintah Daerah (Pemda) yang menyebabkan dana publik ratusan triliun rupiah masih mengendap di perbankan, alih-alih menggerakkan ekonomi di daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, hasil pengecekan kas daerah mencatat dana pemda yang belum terpakai mencapai Rp215 triliun per Oktober 2025, sedikit lebih rendah dari data Bank Indonesia (BI) sebesar Rp233 triliun.

“Data kas langsung menunjukkan Rp215 triliun. Ada selisih Rp18 triliun dari catatan BI yang sedang kami telusuri,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 di Jakarta, Senin (20/10).

Rinciannya, dana tertahan di provinsi sebesar Rp64 triliun, kabupaten Rp119 triliun, dan kota Rp30 triliun. DKI Jakarta menjadi daerah dengan simpanan tertinggi, mencapai Rp19 triliun, disusul Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Di tingkat kabupaten, Bojonegoro tercatat menyimpan dana terbesar, sekitar Rp3,6 triliun.

Menurut Tito, lambatnya belanja daerah disebabkan berbagai faktor, mulai dari proses lelang yang molor, sistem e-katalog yang belum optimal, hingga keputusan kepala daerah yang menahan anggaran.

“Banyak kontraktor memilih mencairkan dana di akhir tahun. Ada juga kepala daerah yang menunggu mutasi pejabat sebelum mencairkan anggaran,” jelasnya.

Tito menekankan, ketimpangan antara pendapatan dan belanja berimbas pada lemahnya pertumbuhan ekonomi daerah.

“Daerah dengan pendapatan tinggi tapi belanja rendah, pertumbuhan ekonominya cenderung stagnan. Harusnya belanja ikut tinggi agar ekonomi bergerak,” ucapnya.

Belanja Anjlok, PAD Ikut Tergerus

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, hingga September 2025, realisasi belanja APBD baru mencapai Rp712,8 triliun atau 51,3 persen dari total pagu Rp1.389 triliun. Angka ini turun 13,1 persen dibanding tahun sebelumnya.

Belanja modal turun lebih dari 31 persen, belanja barang dan jasa berkurang 10,5 persen, dan belanja lainnya anjlok 27,5 persen.

“Dananya sudah ada, segera gunakan. Jangan tunggu akhir tahun. Belanjakan untuk kegiatan produktif yang berdampak langsung ke masyarakat,” tegas Purbaya.

Ia juga menyoroti turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 10,86 persen, menjadi Rp253,36 triliun, terutama karena penurunan pajak daerah dan dividen BUMD.

“Kalau mau PAD naik, ekonomi daerah harus digerakkan. Dorong sektor produktif, hidupkan UMKM, dan permudah perizinan,” tambahnya.

Uang Daerah Malah Parkir di Bank Pusat

Pemerintah juga mengkritik praktik sejumlah pemda yang menempatkan dana mereka di bank-bank besar di pusat, bukan di Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Akibatnya, daerahnya kering. Uangnya muter di pusat, bukan di wilayah sendiri. BPD pun sulit menyalurkan kredit,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan, pemerintah pusat akan terus memperbaiki sistem penyaluran dana agar uang publik benar-benar bekerja untuk rakyat.

“Pemerintah pusat sudah menyalurkan dana dengan cepat. Sekarang tinggal bagaimana daerah merealisasikannya demi kepentingan masyarakat,” tutupnya. (cnnindonesia/asp)

DANA MENGENDAP MENTERI DALAM NEGERI Menteri Keuangan PEMERINTAH
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

Yassierli: Lulusan Kampus Harus Terapkan “Triple Readiness” untuk Menang di Era Disrupsi AI

25/04/2026

PNL Buka Dua Prodi Strategis Berstandar Nasional, Perkuat Daya Saing Global SDM Indonesia

24/04/2026

Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi, Ekspor Urea ke Australia Dapat Apresiasi PM Albanese

24/04/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

HMI Medan Dukung Penertiban Drainase, Desak Dinas SDABMBK Tindak Tegas Pelaku Usaha Alih Fungsi Parit

30/04/2026

KOHATI Desak Audit CCTV Daycare di Aceh, Respons Serius Maraknya Dugaan Kekerasan Anak

30/04/2026

Bea Cukai Lhokseumawe Umumkan Status Barang Dikuasai Negara, Satu Unit Traga Bermuatan Rokok Ilegal Disita

30/04/2026

UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul

29/04/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Daerah

Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik

By Redaksi29/04/20260

ASPOST.ID- Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) menggelar diseminasi tahapan…

“1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan

28/04/2026

HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur

28/04/2026

Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh

28/04/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.