ASPOST.ID – Rumah Zakat resmi memulai Program Pembangunan 100 Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Program ini ditandai dengan Opening Ceremony yang digelar pada 6 Januari 2026, sebagai hasil kolaborasi lintas lembaga antara Rumah Zakat, Bulak Sumur Peduli, Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Tangguh Research Group on Resilient Architecture.
Pembangunan 100 huntara papan atau kayu ini menjadi langkah awal penyediaan hunian sementara yang aman, layak, dan manusiawi bagi sekitar 100 kepala keluarga (KK) terdampak bencana. Selain menjawab kebutuhan tempat tinggal, program ini juga diarahkan untuk mendukung pemulihan sosial, psikologis, dan kualitas hidup masyarakat pascabencana.
Opening Ceremony turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta warga Desa Geudumbak. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan sesuai standar ketahanan bangunan.

Dalam sambutannya, perwakilan Rumah Zakat menegaskan bahwa pembangunan huntara merupakan bentuk komitmen kemanusiaan untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. Menurutnya, sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menciptakan solusi hunian sementara yang tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga berkualitas.
Sementara itu, Ashar, perwakilan dari Universitas Gadjah Mada, menekankan pentingnya keterlibatan akademisi dalam program kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa dukungan riset, pendekatan ilmiah, serta pendampingan teknis sangat dibutuhkan agar pembangunan huntara memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, dan ketahanan struktur.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, program ini juga melibatkan masyarakat setempat secara aktif dalam proses pelaksanaan. Keterlibatan warga diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian komunitas dalam proses pemulihan.
Harapan Warga Geudumbak
Salah satu warga Desa Geudumbak, Martunis, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan huntara tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat, Bulak Sumur Peduli, UGM, dan Tangguh Research Group on Resilient Architecture. Hunian sementara ini sangat kami butuhkan untuk mempercepat pemulihan kehidupan kami setelah bencana,” ujarnya.

Melalui Program Pembangunan 100 Hunian Sementara ini, seluruh pihak berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. (red)

