ASPOST.ID- Aceh kembali berduka. Tgk. H. Abu Bakar A. Latif, figur penting dalam sejarah konflik dan masa transisi perdamaian Aceh, meninggal dunia pada Selasa sore, 3 Februari 2026. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Aceh Utara.
Pria yang akrab disapa Abu Len ini dikenal luas sebagai salah satu pemimpin kunci Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di kawasan Pase.
Dalam perjalanan pasca perdamaian, ia juga menjabat Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Samudera Pasee dan tercatat pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Dewan Pimpinan Pusat Partai Aceh membenarkan kabar wafatnya Abu Len. Melalui pernyataan resmi, Partai Aceh menyampaikan duka cita mendalam serta mengapresiasi dedikasi almarhum dalam mengawal transformasi perjuangan Aceh dari konflik bersenjata menuju jalur politik dan demokrasi.
Semasa konflik, Abu Len dikenal sebagai salah satu pejuang GAM di Wilayah Pase, daerah yang memiliki peran strategis dalam pergerakan Aceh Merdeka. Namun setelah penandatanganan Perjanjian Damai Helsinki pada 2005, ia memilih berperan aktif menjaga kesinambungan perdamaian dengan terlibat langsung dalam pembangunan politik lokal.
Kiprahnya menjadikan Abu Len sosok yang disegani, baik oleh mantan kombatan, elite politik, maupun masyarakat akar rumput. Kepergiannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Aceh modern sebagai tokoh yang konsisten mengabdikan diri bagi martabat, stabilitas, dan masa depan daerahnya. (asp)
