ASPOST.ID- Penantian panjang Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif akhirnya berakhir. Setelah jabatan strategis tersebut kosong selama berbulan-bulan, Bupati Aceh Utara, H.Ismail A. Jalil,SE.,MM, akrab disapa Ayah Wa, dijadwalkan melantik H.Dayan Albar, S.Sos.,M.A.P sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara pada Senin, besok 18 Mei 2026.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan akan berlangsung di Kantor Bupati Aceh Utara mulai pukul 09.30 WIB. Pelantikan ini menjadi salah satu agenda penting dalam penataan birokrasi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, mengingat posisi Sekda definitif telah mengalami kekosongan sejak 17 November 2025.
Kepastian agenda pelantikan tersebut dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Saifuddin, S.STP,.M.S.P.
Menurutnya, seluruh persiapan pelantikan telah diselesaikan dan prosesi akan berlangsung sesuai jadwal.
“Benar, besok Bupati Aceh Utara dijadwalkan melantik Sekda definitif Aceh Utara,” ujar Saifuddin, Minggu (17/5/2026).
Birokrat Senior dengan Rekam Jejak Panjang
Nama Dayan Albar bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Aceh Utara. Pria kelahiran 21 September 1973 itu dikenal sebagai aparatur sipil negara yang memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan, administrasi, dan pelayanan publik.
Karier birokrasi Dayan Albar dibangun dari bawah melalui berbagai jabatan strategis di tingkat kecamatan hingga posisi elit pemerintahan kabupaten. Konsistensinya dalam birokrasi membuat dirinya dipercaya menduduki sejumlah posisi penting selama hampir dua dekade terakhir.
Sebelum dilantik sebagai Sekda definitif besok, Dayan Albar menjabat sebagai Asisten III Setdakab Aceh Utara periode 2025–2026. Jabatan tersebut membidangi administrasi umum dan menjadi salah satu posisi penting dalam koordinasi pemerintahan daerah.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat Asisten II Setdakab Aceh Utara selama periode 2018–2025. Dalam posisi itu, Dayan Albar dikenal aktif mengawal berbagai sektor pembangunan, perekonomian daerah, serta koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepercayaan pemerintah daerah terhadap kapasitas Dayan Albar juga terlihat ketika dirinya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh Utara pada tahun 2023. Setahun berselang, ia kembali dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Aceh Utara pada 2024.
Dimana, ketika itu Sekda Aceh Utara, Dr. A.Murtala menjadi Pj Bupati Aceh Jaya.
Penugasan tersebut dinilai menjadi bukti kuat bahwa Dayan Albar memiliki pengalaman dan kemampuan manajerial yang matang dalam menjalankan roda birokrasi pemerintahan daerah.
Pernah Pimpin Sejumlah Kecamatan Strategis
Sebelum berada di lingkup sekretariat daerah, Dayan Albar lebih dulu dikenal sebagai birokrat lapangan yang lama bertugas di tingkat kecamatan.
Ia pernah menjabat sebagai Camat Sawang periode 2007–2009. Setelah itu, Dayan dipercaya memimpin Kecamatan Samudera pada 2009–2014. Kariernya terus menanjak ketika ditugaskan menjadi Camat Tanah Jambo Aye selama periode 2014–2018.
Pengalaman memimpin sejumlah kecamatan tersebut membentuk karakter kepemimpinan Dayan Albar yang dikenal dekat dengan masyarakat serta memahami langsung persoalan pelayanan publik di tingkat bawah.
Selama bertugas sebagai camat, Dayan Albar juga dikenal aktif membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, unsur Muspika, dan perangkat gampong dalam menjaga stabilitas pemerintahan wilayah.
Latar Pendidikan Pemerintahan
Dari sisi akademik, Dayan Albar memiliki latar pendidikan yang cukup kuat di bidang pemerintahan dan administrasi negara.
Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Montasik pada tahun 1986, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Montasik dan tamat pada 1989. Pendidikan menengah atas diselesaikannya di SMA Negeri 3 Banda Aceh pada 1992.
Setelah itu, Dayan Albar melanjutkan pendidikan kedinasan di STPDN Jatinangor dan meraih Diploma III pada tahun 1995. Pendidikan tersebut menjadi awal perjalanan kariernya di dunia birokrasi pemerintahan.
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan sarjana di STIA Satya Negara pada 1998. Semangatnya dalam meningkatkan kapasitas akademik terus berlanjut hingga berhasil meraih gelar Magister Administrasi Publik (M.AP) dari Universitas Terbuka pada tahun 2017.
Selain pendidikan formal, Dayan Albar juga mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat III pada 2013 sebagai bagian dari penguatan kompetensi birokrasi dan kepemimpinan aparatur sipil negara.
Harapan Baru Bagi Birokrasi Aceh Utara
Pelantikan Dayan Albar sebagai Sekda definitif dinilai menjadi langkah penting bagi stabilitas birokrasi Aceh Utara di bawah kepemimpinan Bupati Ismail A. Jalil.
Sebagai pejabat tertinggi di kalangan ASN daerah, Sekda memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan, memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, hingga memastikan program pembangunan daerah berjalan efektif.
Dengan pengalaman panjang yang dimilikinya, Dayan Albar diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi Aceh Utara yang lebih profesional, responsif, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan ke depan.
Pelantikan ini sekaligus menandai babak baru dalam penguatan tata kelola pemerintahan Aceh Utara setelah sempat mengalami kekosongan pimpinan birokrasi selama beberapa bulan terakhir.(asp)

