ASPOST.ID- KPA Kuta Pase menggelar pertemuan terbuka dengan anak-anak syuhada yang berada dalam wilajah Kuta Pase, pada Selasa, (15/2) di Hotel Lido Graha Aceh Utara.
Dalam acara bertajuk “Duek pakat Aneuk Syuhada” yang diprakarsai oleh Majlis Wilajah Kuta Pase tersebut terpilih sebagai ketua Anwar bin Zakarya, Sekretaris M. Isa bin M. Ali dan Bendahara Budi Karma Bakti bin M. Yusuf yang pernah menjadi Anggota DPRK Lhokseumawe periode 2014-2019.
KPA Kuta Pase terus berupaya melakukan pembenahan dengan memperkuat simpul-simpul organisasi yang berada dibawah naungan GAM sebagai bentuk tanggungjawab dan keperdulian terhadap anak-anak yang orang tuanya menjadi korban dalam konflik Aceh beberapa tahun silam.
“Hal ini kita lakukan untuk mencegah miskomunikasi dan mempermudah rentang kordinasi dalam menampung aspirasi anak Syuhada yang belum seluruhnya medapatkan pemenuhan hak integrasi,”ucap Juru Bicara KPA Wilajah Kuta Pase, Halim Abe, dalam keterangan tertulis kepada aspost.id.
Ia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mengakomodir kepentingan-kepentingan dengan memberikan edukasi kepada adik-adik yang berstatus anak syuhada agar lebih terarah dalam upaya menghadapi Permasalahan Politik, Sosial budaya dan ekonomi Akibat Globalisasi di Tingkat Lokal.
“Acara duek pakat yang bernuansa kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Pimpinan Wilajah Kuta Pase dan pengurus Pusat Aneuk Syuhada Aceh. Para peserta yang terdiri dari generasi muda tersebut terlihat antusias dan menaruh harapan perubahan dengan terbentuknya kepengurusan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Wilajah Kuta Pase,”katanya.
Sebut Halim, Panglima Wilajah Kuta Pase Mukhtar Hanafiah berhalangan hadir dan menitipkan pesan kepada seluruh Aneuk Syuhada untuk terus berbenah, membekali diri dengan pengetahuan dan memahami persoalan Aceh sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan yang telah dilakukan orang tua mereka.
“Ureung droen harapan kamoe di masa ukeu, get hana get Aceh na bak jaroe ureung droen yang muda-muda,”pesan Mukhtar Hanafiah melalui Juru bicara Wilajah Halim Abe.
Dengan terpilihnya KSB jaringan aneuk syuhada Aceh Wilajah Kuta Pase, direncanakan dalam waktu dekat segera dilakukan pelantikan bersamaan dengan pengukuhan Panglima sagoe hasil pemekaran dan restrukturisasi kepengurusan jajaran KPA wilajah Kuta Pase. “Semoga ikhtiar ini menjadi kebaikan untuk semua,”harapnya.
“Seunang that hate kamoe wate meusapat lageenyoe, adak jeut ukeu beuleubeh jroeh lom,”ungkap Lina, salah seorang perwakilan Aneuk Syuhada. (asp)

