ASPOST.ID- Sebanyak 12.888 warga dari 68 gampong di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe, kini menanti pencarian Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Pemerintah Pusat lewat Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Nama penerima BPUM itu telah diusulkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe pada pertengahan bulan September 2022 ke Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
“Kita sudah usulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM calon penerima BPUM itu berjumlah 12.888 orang, dengan rincian yang daftar secara offline sebanyak 8.146 dan
daftar secara online mencapai 4.742 orang,”ucap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe,
Mohammad Rizal, S.Sos, M.S.I,. seperti dilansir Rakyat Aceh, Senin (17/10).
Ia meminta kepada calon penerima BPUM untuk dapat bersabar menunggu terkait pencairan dana tersebut, karena sejauh ini belum ada informasi dari kementerian terkait pencairan dimaksud. ” Warga sebagai pelaku UMKM calon penerima BPUM harus menunggu. Karena kebiasaan tahun sebelumnya dana itu akan masuk ke rekening penerima masing-masing sesuai nomor rekening yang tertera saat mendaftar dulunya,” kata Mohammad Rizal. (rakyataceh/ aspost)

