Pos-pos Terbaru
- UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul
- Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik
- “1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan
- HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur
- Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul
- Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik
- “1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan
- HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur
- Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh
- Besok, Pemko Lhokseumawe Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026
- HBP ke-62, Lapas Lhokseumawe Siap Transformasi Pemasyarakatan Berbasis Human Capital dan Reintegrasi Sosial
- Plt Kepala DLH Lhokseumawe Turun Langsung, Gaungkan Disiplin Kelola Sampah di Ruang Publik
Penulis: Redaksi
ASPOST.ID- PT. Alam Cempaka Wangi (ACW) bersama PT. Hasil Bumi Sembada (HBS) menyalurkan bantuan kebutuhan pangan kepada 822 Kepala Keluarga (KK) di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar wilayah operasionalnya, pada Ahad (21/12). Bantuan yang disalurkan meliputi beras, telur, minyak goreng, dan mi instan, dengan total distribusi sebanyak 1.644 karung beras, 1.644 papan telur, 137 dus minyak goreng, serta 822 dus mi instan. Seluruh bantuan diperuntukkan secara merata kepada 822 KK penerima manfaat. Penyaluran bantuan yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB tersebut berjalan tertib, aman, dan…
ASPOST.ID-Kehadiran Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda, Ny Dini Imran, disambut penuh antusias oleh masyarakat dan anak-anak pengungsi korban banjir bandang di pedalaman Aceh Utara. Kunjungan kemanusiaan tersebut berlangsung di Desa Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (22/12/2025). Danrem beserta rombongan hadir secara langsung untuk menyalurkan bantuan sosial sekaligus meninjau kondisi warga pascabencana yang masih menghadapi keterbatasan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Danrem dan Ketua Persit kepada Keuchik Desa Blang Reuling, Asnawi. Seusai penyerahan, rombongan menyempatkan diri berinteraksi dengan para pengungsi, terutama…
ASPOST.ID- Banjir besar melanda Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, pada 26 November 2025, menyebabkan ribuan warga terdampak serta kerusakan signifikan di sektor permukiman, pertanian, dan infrastruktur publik. Berdasarkan rekapitulasi laporan resmi Pemerintah Kecamatan Baktiya Barat, sebanyak 5.806 kepala keluarga atau 21.852 jiwa terdampak banjir di 26 gampong. Dari jumlah tersebut, 186 kepala keluarga (654 jiwa) terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman akibat genangan air yang merendam rumah mereka. Bencana ini juga berdampak serius terhadap kelompok rentan, termasuk ibu hamil, balita, lanjut usia, dan penyandang disabilitas, yang membutuhkan penanganan serta perhatian khusus dalam situasi darurat. Camat Baktiya Barat, Andree…
ASPOST.ID- Setelah lebih dari tiga pekan pencarian intensif, salah satu warga Gampong Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya berhasil ditemukan pada Senin (22/12). Penemuan ini mengakhiri penantian panjang keluarga sekaligus menutup rangkaian operasi pencarian di gampong setempat pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 26 November lalu. Korban diketahui bernama Muhammad Isya (50), seorang warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus deras saat bencana melanda wilayah tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, menambah duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Camat Muara Batu, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa temuan ini menjadi momen yang sangat emosional bagi seluruh…
ASPOST.ID- Ratusan personel TNI menerobos jalur ekstrem di jalan lintas kawasan KKA, Aceh Utara, untuk menyalurkan 10 ton bantuan beras ke wilayah pegunungan Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Distribusi kemanusiaan ini dilakukan selama dua hari, Minggu–Senin (21–22 Desember 2025), menggunakan 100 unit motor trail guna menembus keterbatasan akses akibat kerusakan infrastruktur. Aksi percepatan distribusi logistik tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 011/Lilawangsa, Letkol Inf Andi Ariyanto, mewakili Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran. Bantuan beras diberangkatkan dari Posko Utama BNPB di Korem 011/Lilawangsa, menuju wilayah terdampak di dataran tinggi. “Sebanyak 10 ton beras kami distribusikan, masing-masing 5…
ASPOST.ID-Relawan BUMN Peduli terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Melalui keterlibatan Relawan BNI, program trauma healing serta pelayanan kesehatan perdana digelar di Kecamatan Tanah Jambo Aye, dengan fokus pada dua gampong terdampak banjir yakni Gampong Lhok Reudeup dan Gampong Alue Ie Mirah. Gampong Lhok Reudeup tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling signifikan, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang dan dua warga dilaporkan hilang. Sementara itu, Gampong Alue Ie Mirah juga mengalami kerusakan dan dampak sosial yang serius akibat banjir. Camat Tanah Jambo Aye, Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing akan mulai dilaksanakan…
ASPOST.ID- Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar, menegaskan bahwa kerusakan hutan dan ekspansi perkebunan sawit yang tidak terkendali menjadi salah satu faktor utama terjadinya berbagai bencana alam di Aceh. Ia kembali mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai benteng ekologis dan masa depan daerah. “Kenapa bencana ini terjadi? Karena banyak hutan yang sudah dibabat. Saya selalu bilang, jangan tebang hutan dan jangan terlalu banyak menanam sawit,” ujar Malik Mahmud, kepada awak media saat menyalurkan bantuan korban banjir di Aceh Tamiang, pada Ahad (21/12). Menurutnya, pembangunan Aceh harus diarahkan pada model yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Ia menekankan bahwa kehadiran…
ASPOST.ID— Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal Haji Isa, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kota Lhokseumawe, bersama Anggota DPR Aceh Hendri Muliana, mendampingi Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (20/12). Kunjungan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung. Gubernur Aceh tiba di Bandara Alas Leuser, Aceh Tenggara, dan disambut Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dari bandara, rombongan langsung bergerak meninjau sejumlah titik yang…
ASPOST.ID – Bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Utara dan 17 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh tidak hanya mengundang perhatian karena dampak bencana itu sendiri, tetapi juga karena munculnya sebuah pengumuman viral yang menyoroti Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil. Iklan layanan masyarakat yang berbunyi “Dicari Ayah Wa Hilang” menjadi sorotan, dengan menyertakan foto sang bupati dan kalimat sindiran tajam. Iklan tersebut menyebutkan bahwa Bupati Aceh Utara terakhir kali terlihat sebelum bencana besar ini melanda wilayah tersebut. Gambar yang viral ini diduga merupakan bentuk kritik terhadap absen atau kurangnya kehadiran Bupati di lokasi-lokasi pengungsian saat bencana, meskipun banyak…
ASPOST.ID- Banjir bandang terparah melanda Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2025. Sebanyak 47 gampong dilaporkan terendam, menyebabkan dampak besar bagi lebih dari 35.000 warga dan memaksa ribuan lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman. Data terbaru mencatat 10.000 lebih kepala keluarga (KK) atau sekitar 35.922 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini. Dari jumlah tersebut, 3.926 KK atau 13.024 jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat genangan air dan kerusakan permukiman. Camat Tanah Jambo Aye, Fauzi Saputra, S.IP, menyebutkan bahwa 16 gampong mengalami kerusakan berat, yakni Gampong Cot Biek, Malang Arongan, Pucok Alue, Lhok Rondek, Buket Padang,…
