Pos-pos Terbaru
- Warga Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Polisi Duga Tersambar Petir
- Dari Imum Gampong ke Pilchikgam 2026, Tgk. H. Zulfikar IS Bawa Rekam Jejak 15 Tahun Pengabdian
- Dari Aceh ke Panggung Nasional, Misran Fuadi Ikut Technical Meeting MTQ Nasional XXXI di Kemenag RI
- STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Bersiap Naik Kelas,Abdul Gani Bidik Status Institut
- Tragedi Dahsyat Himalaya: Korban Tewas Banjir Nepal–China Terus Bertambah, Ribuan Orang Masih Hilang
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Warga Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Polisi Duga Tersambar Petir
- Dari Imum Gampong ke Pilchikgam 2026, Tgk. H. Zulfikar IS Bawa Rekam Jejak 15 Tahun Pengabdian
- Dari Aceh ke Panggung Nasional, Misran Fuadi Ikut Technical Meeting MTQ Nasional XXXI di Kemenag RI
- STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Bersiap Naik Kelas,Abdul Gani Bidik Status Institut
- Tragedi Dahsyat Himalaya: Korban Tewas Banjir Nepal–China Terus Bertambah, Ribuan Orang Masih Hilang
- Venezuela Bidik Rp3.700 Triliun dari Kerja Sama Minyak dengan AS, Negara Kantongi Rp337 Ribu per Barel
- 12 Ribu Porsi MBG Mengalir di Muktamar NU ke-35, Gotong Royong Warga Jombang Jadi Sorotan
- PLN Aceh Gaspol Energi Surya, 13 PLTS Dibangun dengan Total Kapasitas 59 MWp
Penulis: Redaksi
“APBK 2026 Tertekan Pemangkasan Dana Pusat” ASPOST.ID- Hingga Senin (5/1/2026), ribuan aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK), belum menerima gaji bulan Januari 2026. Total anggaran gaji yang belum dicairkan mencapai sekitar Rp26,3 miliar. Rincian tunggakan tersebut meliputi gaji Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebesar Rp12,4 juta, gaji 25 anggota DPRK senilai Rp790,07 juta, gaji 2.995 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar Rp15,4 miliar, serta gaji 2.667 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mencapai Rp10,07 miliar. Keterlambatan pencairan gaji ini terjadi di tengah tekanan fiskal yang…
ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara resmi menetapkan masa transisi darurat menuju pemulihan pascabencana banjir, yang berlaku mulai 6 Januari hingga 5 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah status Tanggap Darurat dinyatakan berakhir pada 5 Januari 2026, dalam rapat evaluasi penanganan bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil. Rapat tersebut, yang berlangsung di Operation Room (Op Room) Setdakab Aceh Utara, dihadiri oleh perwakilan BNPB Pusat, unsur DPRK, Forkopimda (Dandim, Kapolres Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, dan Kajari), serta para camat dari wilayah terdampak. Dalam rapat ini, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral untuk mempercepat pemulihan. Prioritas…
ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melakukan penanganan tanggap darurat pada tanggul Sungai Krueng Keureuto guna mencegah terjadinya banjir susulan yang berpotensi mengancam permukiman warga. Pekerjaan tanggap darurat ini dilakukan setelah tanggul sungai mengalami kerusakan akibat tingginya debit air dalam beberapa hari terakhir. Kerusakan tersebut dikhawatirkan dapat memperparah risiko banjir, terutama saat curah hujan kembali meningkat. Lokasi penanganan darurat kondisi tanggul Krueng Keureuto yang mengalami kerusakan akibat pengikisan di Gampong Meunasah Pante, Kecamatan Lhoksukon. Penanganan darurat dengan menurunkan alat berat dilakukan pada Ahad (4/1), merupakan bagian dari upaya mitigasi dini yang diperintahkan langsung oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE.,…
ASPOST.ID-Direktur PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), Habibillah, memimpin langsung aksi kemanusiaan membersihkan Dayah Darul Ma’arif di Gampong Samuti Makmur, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, yang terdampak banjir dan longsor pada 26 November 2025. Aksi cepat tersebut dilakukan bersama Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe sebagai bentuk respons nyata terhadap kondisi pesantren yang tertimbun lumpur dan sampah pascabencana. Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Utara yang mengalami dampak banjir, dengan fokus pada pembersihan fasilitas umum. Ketua Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, Habibillah, SE, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari respon cepat kemanusiaan pascabencana. Ia mengatakan, gotong royong ini…
ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menegaskan komitmennya terhadap perlindungan sosial dan kemanusiaan dengan menyerahkan 22 unit rumah layak huni tahan gempa kepada keluarga yatim dan dhuafa. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Baitul Mal Kota Lhokseumawe dan Yayasan Relief Islami Indonesia (Islamic Relief Indonesia) melalui program House Reconstruction for the Poor Families–3 (HORPF-3) yang menargetkan 50 penerima manfaat. Penyerahan rumah dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., di kediaman salah satu penerima manfaat, Abdul Raman Husen, di Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, pada Sabtu (3/1). Prosesi berlangsung khidmat dengan rangkaian adat Aceh, meliputi…
ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat merespons dampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara. Aksi gotong royong pembersihan lingkungan digelar sebagai upaya percepatan pemulihan fasilitas publik dan aktivitas masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Lhokseumawe, Said Bachtiar, dan berlangsung di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada Sabtu (3/1). Fokus utama aksi ini adalah membersihkan fasilitas pendidikan dan ruang publik yang terdampak bencana agar dapat kembali difungsikan secara optimal. “Sesuai arahan Wali Kota Lhokseumawe, Dinas PUPR menurunkan lebih dari 100 personel yang terdiri dari ASN…
ASPOST.ID-Ketua Komisi I DPR Aceh, Tgk. Muharuddin, menegaskan bahwa berakhirnya masa tanggap darurat bencana tingkat provinsi pada 8 Januari 2026, tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan distribusi logistik kepada masyarakat terdampak. Ia meminta pemerintah pusat tetap memberikan perhatian serius terhadap kondisi riil korban bencana di Aceh, meskipun status tanggap darurat secara administratif telah berakhir. “Status administrasi tanggap darurat tidak selalu sejalan dengan kondisi masyarakat di lapangan. Negara tidak boleh absen hanya karena status itu berakhir,” tegas Tgk. Muharuddin dalam keterangan tertulis yang diterima aspost.id, Jumat (2/1/2026). Menurutnya, hingga saat ini masyarakat terdampak masih berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Keterbatasan logistik…
ASPOST.ID-Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Utara meninggalkan dampak kerusakan berskala besar serta krisis kemanusiaan berkepanjangan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara mencatat sebanyak 433.064 jiwa atau 124.549 kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh bencana tersebut. Banjir tidak hanya merendam kawasan permukiman, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur dasar dan sumber penghidupan masyarakat. Ribuan rumah mengalami kerusakan parah dan hilang serta fasilitas publik tidak berfungsi. sementara lahan pertanian dan tambak yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal rusak parah. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Utara, Jamaluddin, menyebutkan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana diperkirakan melebihi Rp20 triliun. Dana tersebut dibutuhkan…
Presiden Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Pemerintah Percepat Transisi dari Darurat ke Pemulihan
ASPOST.ID- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menggeser penanganan bencana dari fase tanggap darurat menuju tahap pemulihan yang lebih terstruktur, dengan fokus utama pada percepatan penyediaan hunian sementara yang aman dan layak. Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO BPI Danantara Dony Oskaria, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Turut hadir Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro dan Direktur…
ASPOST.ID- Dampak banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen pada 26 November 2025 meninggalkan luka mendalam bagi sektor pertanian dan perekonomian masyarakat. Sedikitnya 2.000 hektare sawah petani rusak berat akibat tertimbun lumpur dan pasir tebal, sementara tujuh jaringan irigasi utama dilaporkan hancur, memicu kekhawatiran akan meningkatnya angka kemiskinan jika pemulihan tidak segera dilakukan secara menyeluruh. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menyampaikan kondisi tersebut dalam kegiatan Ngopi Pagi “Sinergi dan Kolaborasi Pemkab Bireuen dengan Pers Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor untuk Pemulihan dan Kebangkitan”, yang digelar di Meuligoe Bireuen, Rabu (31/12/2025). Menurut Mukhlis, sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak.…
