Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB
  • Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026
  • Pasca Banjir Aceh Utara, Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit hingga ISPA
  • Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Lebih Rp9 Miliar untuk Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor
  • Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir, Aceh Utara Tempatkan 38 Nakes Cadangan di 11 Puskesmas

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

10/01/2026

Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026

10/01/2026

Pasca Banjir Aceh Utara, Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit hingga ISPA

09/01/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Januari 11
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
ASPOST.ID
  • Home
  • Daerah

    Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026

    10/01/2026

    Pasca Banjir Aceh Utara, Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit hingga ISPA

    09/01/2026

    Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Lebih Rp9 Miliar untuk Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor

    09/01/2026

    Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir, Aceh Utara Tempatkan 38 Nakes Cadangan di 11 Puskesmas

    09/01/2026

    Kejar Tenggat R3P, Pemkab Aceh Utara Turun Langsung Verifikasi Data Pascabencana

    09/01/2026
  • Nasional
    1. Ekonomi
    2. Politik
    3. View All

    Jelang Pelantikan, Mualem Penuhi Undangan Tiga Dubes Asing

    26/01/2025

    Kuartal II Tahun 2023, Laba BSI Capai Rp2,82 triliun

    19/09/2023

    BSI Teken Kerja Sama Dengan PT PIM, Untuk Pembayaran Digital

    17/05/2023

    Pertamina Turunkan Harga Pertamax, Pertalite dan Solar Tergantung Pemerintah

    01/10/2022

    Fachrul Razi dan M.Yasir Layak Maju di Pilkada Lhokseumawe

    18/04/2024

    Bahas Limbah Nuklir Fukushima, Menlu Jepang dan China Bertemu di Jakarta

    08/07/2023

    Kejaksaan Punya Peran Strategis Untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2024

    08/03/2023

    Ini Respons Jokowi soal NasDem Usung Anies Capres 2024

    03/10/2022

    Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

    10/01/2026

    Indonesia Cetak Sejarah, Berhasil Capai Swasembada Pangan 2025

    07/01/2026

    Bupati Ayahwa Lewat Menko Polkam Minta Presiden Tinjau Dampak Banjir Terbesar Sepanjang Sejarah di Aceh Utara

    07/01/2026

    MER-C Hadiri Apel Nasional Satgas Kemendagri di Aceh, Dorong Percepatan Pemulihan Layanan Pascabencana

    06/01/2026
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
ASPOST.ID
Home»Daerah»Banjir Bandang Hantam Aceh Utara: 40 Muara Sungai Baru Tumbuh, Infrastruktur Terparah Hancur
Daerah

Banjir Bandang Hantam Aceh Utara: 40 Muara Sungai Baru Tumbuh, Infrastruktur Terparah Hancur

RedaksiBy Redaksi29/12/2025Updated:29/12/2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp Copy Link
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2025 mengakibatkan munculnya 40 titik muara sungai baru, yang mengancam kelangsungan ekosistem lokal dan memengaruhi kehidupan masyarakat di kawasan pesisir.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Bluesky Tumblr Reddit VKontakte Telegram WhatsApp Threads Copy Link

ASPOST.ID- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2025 mengakibatkan munculnya 40 titik muara sungai baru, yang mengancam kelangsungan ekosistem lokal dan memengaruhi kehidupan masyarakat di kawasan pesisir. Dampak bencana ini sangat parah, dengan kerusakan signifikan yang melanda sejumlah kecamatan, termasuk Seunuddon, Lapang, Samudera, Syamtalira Bayu, Dewantara, dan Muara Batu.

Fenomena munculnya muara-muara baru ini disebabkan oleh aliran air yang tidak terkendali, sehingga mengubah pola aliran sungai dan menambah masalah bagi masyarakat pesisir.

Muntasir Pase, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, mengungkapkan kekhawatiran besar terhadap dampak jangka panjang, terutama jika muara-muara baru ini tidak segera ditangani. “Jika tidak segera direklamasi atau ditutupi, muara baru ini bisa memperburuk keadaan, terutama pada saat pasang purnama atau banjir rob, yang berisiko menggenangi rumah-rumah warga,” kata Muntasir, seperti laporan yang diterima dari Kepala DKP Aceh Utara, Syarifuddin.

Selain itu, bencana ini juga menghancurkan saluran tambak milik warga, menimbun lahan-lahan garam tradisional mereka dengan lumpur. Hal ini berpotensi mengancam mata pencaharian petani tambak yang telah bertahun-tahun bergantung pada lahan tersebut. “Kerugian yang dialami sangat besar bagi para petani, yang kini terancam kehilangan sumber penghidupan utama mereka,” terang Muntasir, kepada aspost.id, Senin (29/12).

Pemerintah setempat tengah merancang langkah-langkah tanggap darurat untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak dan melakukan penanganan terhadap muara baru. Namun, untuk mencegah bencana serupa, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan guna memastikan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan.

Banjir ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga berpotensi mengguncang stabilitas sosial-ekonomi masyarakat pesisir yang terancam kehilangan mata pencaharian dan tempat tinggal. Diharapkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera mengambil tindakan tegas untuk menanggulangi dampak bencana ini dan melindungi kelestarian lingkungan yang semakin tergerus.(asp)

ACEH UTARA Banjir Bandang 2025 Muara Sungai Baru Pesisir
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleGubernur Aceh Terima Bantuan Kemanusiaan dari Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor
Next Article Aceh Bentuk Tim R3P Hidrometeorologi untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Redaksi
  • Website

Related Posts

Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026

10/01/2026

Pasca Banjir Aceh Utara, Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit hingga ISPA

09/01/2026

Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Lebih Rp9 Miliar untuk Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor

09/01/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

10/01/2026

Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026

10/01/2026

Pasca Banjir Aceh Utara, Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit hingga ISPA

09/01/2026

Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Lebih Rp9 Miliar untuk Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor

09/01/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights

Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir, Aceh Utara Tempatkan 38 Nakes Cadangan di 11 Puskesmas

By Redaksi09/01/2026

ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus mengintensifkan pemulihan pelayanan kesehatan pascabencana banjir dengan menempatkan 38…

Kejar Tenggat R3P, Pemkab Aceh Utara Turun Langsung Verifikasi Data Pascabencana

09/01/2026

Indonesia Cetak Sejarah, Berhasil Capai Swasembada Pangan 2025

07/01/2026

DPW Muda Seudang Apresiasi Respons Cepat Bupati Aceh Utara Tangani Bencana

07/01/2026
Demo Demo Demo Demo
Copyright © aspost.id
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled!
Ad Blocker Enabled!
Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.