ASPOST.ID- Banjir besar melanda Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, pada 26 November 2025, menyebabkan ribuan warga terdampak serta kerusakan signifikan di sektor permukiman, pertanian, dan infrastruktur publik.
Berdasarkan rekapitulasi laporan resmi Pemerintah Kecamatan Baktiya Barat, sebanyak 5.806 kepala keluarga atau 21.852 jiwa terdampak banjir di 26 gampong. Dari jumlah tersebut, 186 kepala keluarga (654 jiwa) terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman akibat genangan air yang merendam rumah mereka.
Bencana ini juga berdampak serius terhadap kelompok rentan, termasuk ibu hamil, balita, lanjut usia, dan penyandang disabilitas, yang membutuhkan penanganan serta perhatian khusus dalam situasi darurat.
Camat Baktiya Barat, Andree Prayuda, menyampaikan bahwa kerusakan terparah terjadi pada sektor perumahan dan pertanian. Sebanyak 4.742 unit rumah terendam dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Di sektor pertanian, banjir merendam sekitar 2.797 hektare lahan sawah dan 3.937 hektare tambak, mengancam sumber penghidupan utama masyarakat setempat.
Selain itu, banjir turut merusak infrastruktur umum, termasuk 31,5 kilometer ruas jalan, 16 jembatan, serta sejumlah tanggul dan fasilitas pengungsian yang mengalami gangguan fungsi. Sektor peternakan juga terdampak, dengan puluhan ekor ternak dilaporkan mati atau hilang akibat banjir.
“Pemerintah Kecamatan Baktiya Barat bersama instansi terkait terus melakukan pendataan lanjutan, penyaluran bantuan, serta koordinasi penanganan darurat untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir,” ujar Andree Prayuda kepada aspostid.id, Senin (22/12).(asp)
