ASPOST.ID- Tiga sekolah dasar negeri di Kabupaten Aceh Utara kini bersiap membawa nama daerah ke panggung regional melalui Seleksi Juara Kelas Indonesia Tahap II.
Bukan sekadar menjadi ajang kompetisi, keikutsertaan SDN 5 Simpang Keuramat, SDN 1 Tanah Pasir, dan SDN 6 Syamtalira Aron menjadi bagian dari perjalanan panjang siswa, guru, dan sekolah dalam menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Ketiganya dijadwalkan mengikuti seleksi regional pada 2–4 Oktober 2026 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara Regional I.
Langkah menuju tahap II tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Utara, Dr. H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras siswa, guru, kepala sekolah, orang tua, serta berbagai pihak yang selama ini memberikan pendampingan.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para siswa dan guru. Lolos ke tahap II tingkat regional ini merupakan prestasi yang luar biasa,”ucap Jamaluddin, dikonfirmasi aspost.id, Selasa (29/9/2026).
Bagi Aceh Utara, keberadaan tiga sekolah tersebut di tahap regional menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa potensi pendidikan tidak hanya lahir dari sekolah-sekolah di wilayah perkotaan. Semangat belajar, pendampingan guru, dan dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan para siswa hingga mencapai tahapan ini.
Jamaluddin berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para peserta untuk memperoleh pengalaman sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik. Ia meminta siswa menjaga kesehatan, mempersiapkan diri secara matang, dan tidak kehilangan kepercayaan diri saat menghadapi seleksi.
“Kami berpesan agar anak-anak tampil percaya diri, jujur, dan penuh semangat. Menang itu penting, tetapi pengalaman dan sportivitas jauh lebih utama. Kami dari dinas siap memberikan dukungan penuh,” katanya.
Di balik langkah tiga sekolah tersebut, terdapat peran para guru yang terus membimbing siswa, kepala sekolah yang memberikan dukungan, serta orang tua yang menjadi bagian dari proses persiapan. Dukungan tersebut diharapkan menjadi modal bagi peserta untuk menghadapi persaingan di tingkat regional.
Jamaluddin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mengantarkan ketiga sekolah tersebut hingga ke tahap II.
“Prestasi Aceh Utara adalah prestasi Indonesia. Semoga ketiga sekolah kita dapat melanjutkan perjuangan hingga tahap nasional dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Kini, harapan itu berada di tangan para siswa. Dari tiga sekolah di Aceh Utara, mereka akan membawa satu pesan sederhana: belajar, berani tampil, dan memberikan yang terbaik untuk daerah.
Tahap regional menjadi langkah berikutnya. Jika mampu melewati tahapan tersebut, perjuangan mereka akan berlanjut menuju panggung yang lebih besar membawa nama sekolah, Aceh Utara, dan Aceh ke tingkat nasional. (asp)


