ASPOST.ID- Perpustakaan yang baik merupakan perpustakaan yang dikelola secara benar dan profesional. Hal ini ditandai dengan jumlah tenaga perpustakaan yang cukup, serta kredibel dalam melakukan tugas kepustakawanan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Aceh, Dr. Edi Yandra, S.STP., MSP saat membuka kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan tahun 2022, Senin (26/9/2022) bertempat di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh.
Menurut Edi Yandra, khusus dalam upaya menjalankan tugasnya sebagai lembaga pembina perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh bersama Perpustakaan Nasional RI melaksanakan kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan tahun 2022.
“Kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan tahun 2022 sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemerintah untuk melaksanakan amanat Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2007 untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas serta upaya dalam menyebarluaskan informasi mengenai hal yang berkaitan dengan pustakawan sebagai ujung tombak perpustakaan di berbagai lembaga,”kata Edi Yandra dalam sambutan tertulis.
Selain itu, kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan ini sebagai wadah interaksi antara pemangku kepentingan dengan Pejabat Fungsional Pustakawan yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang kebijakan Nasional dan kebijakan Pemerintah Daerah terkait pengembangan tenaga perpustakaan, peraturan mengenai angka kredit dan pengusulan dupak dan pengenalan aplikasi sistem dupak (simadu).
“Sebagaimana kita ketahui ada penyesuaian terhadap beberapa jabatan administrasi menjadi jabatan fungsional. hal ini berimbas masih minimnya pengetahuan yang berkaitan dengan informasi jabatan fungsional termasuk pustakawan. untuk itu kita berharap dengan adanya sosialisasi ini menjadi bagian yang memberikan pencerahan terkait jabatan fungsional pustakawan,”harap Edi.
Untuk peserta kegiatan ini terdiri dari para pemangku kebijakan, pimpinan lembaga perpustakaan, pejabat fungsional pustakawan, pengelola perpustakaan sekolah, Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD-IPI) Aceh dan dan tim penilai jabatan fungsional pustakawan yang berjumlah 100 orang.
Pada kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan Hendri Darmawan STP dari Dinas Kepegawaian Aceh, Ahmad Priangga SSos, Sadarta SSos, dan Yudho Widiatmono dari Perpustakaan Nasional RI yang dipandu secara langsung oleh Kabid Penerbitan dan Publikasi PD Ikatan Pustakawan Indonesia Aceh, Siti Aminah SIP.,MMLS. (asp/ril)
