ASPOST.ID- Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H.Ruslan Daud, menegaskan pentingnya disiplin, soliditas, dan kerja aktif bagi seluruh calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB di kabupaten/kota se-Aceh.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pembukaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap II yang berlangsung di Hotel Hermes Palace, Senin (27/4/2026), yang diikuti oleh 99 kandidat Ketua DPC PKB se-Aceh.
Dalam arahannya, H.Ruslan Daud yang akrab disapa HRD menekankan bahwa kepemimpinan di tingkat DPC harus berjalan selaras dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta memiliki komitmen kuat untuk memenangkan partai di Aceh.
“Tidak boleh ada lagi ketua DPC terpilih nantinya masih tidur di rumah. Ketika saya bergerak maka seluruh struktur harus ikut bergerak. Kepemimpinan menuntut kehadiran dan kerja nyata,” tegasnya.
Ia menambahkan, dinamika politik saat ini menuntut seluruh kader untuk responsif dan adaptif. Menurutnya, eksistensi PKB kini semakin diperbincangkan di berbagai lapisan masyarakat di Aceh, sehingga membutuhkan figur pemimpin daerah yang mampu menjaga momentum tersebut.
Selain itu, disebutkan, pada tahap UKK ini para kandidat tidak hanya dinilai dari aspek administratif, tetapi juga menjalani wawancara langsung bersama jajaran elit Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Proses ini bertujuan mengukur kapasitas kepemimpinan, pemahaman ideologi partai, serta komitmen dalam memperkuat basis politik PKB di daerah.
“Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup wawasan ideologis, strategi pemenangan, serta kesiapan memimpin organisasi secara efektif,” ujar Ruslan.
Pelibatan DPP dalam proses seleksi ini, lanjutnya, menjadi langkah strategis untuk menjamin objektivitas sekaligus menjaga standar kualitas kepemimpinan yang sejalan dengan arah kebijakan partai secara nasional.
Dengan mekanisme seleksi yang ketat, PKB Aceh menargetkan lahirnya kepemimpinan DPC yang solid, progresif, dan mampu mendorong peningkatan elektabilitas partai di seluruh wilayah Aceh. “Insyaallah pada Pemilu 2029 mendatang, PKB Aceh harus menjadi pemenang pemilu legislatif,”pintanya.(asp)

