ASPOST.ID-Koordinator Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe Tgk Sulaiman Lhok Weng menyampaikan, saatnya umat Islam se dunia untuk bersatu. Apalagi, Kitab Suci Umat Islam yaitu Alquran sudah mulai dilecehkan, dengan dibakar dan diinjak-injak oleh anti Islam.
Atas kasus pembakaran Alquran, Tgk Lhok Weng mengecam dua pelaku yang berada di Turki dan
Belanda.Kedua pelaku itu sejauh ini sepertinya belum ada tindakan hukum yang diberikan oleh pihak berwenang.
“Kami mengutus keras pelaku pembakar Alqur’an dan siap akan melakukan aksi besar-besaran di Lhokseumawe sebagai bentuk solidaritas umat Islam,”ungkap
Tgk Sulaiman Lhok Weng, pada Kamis (26/1).
Ia mengatakan, politikus sayap kanan Rasmus Paludan membakar Al Quran dalam demonstrasi di depan Kedubes Turki di Stockholm pada Sabtu (21/1) lalu. Kemudian,
Kepala kelompok anti-Islam Pegida, Edwin Wagensveld, juga merobek-robek salinan Al-Quran dan menginjaknya di kota Den Haag, Belanda pada Minggu (23/1).
“Kami atas nama umat Islam Aceh dan umat Islam sedunia tidak tinggal diam atas penghinaan ini. Yang perlu diketahui kami umat Islam tidak pernah menghina apalagi membakar kitap suci umat agama lain,”katanya.
Disebutkan, pihaknya tidak terima pelecehan yang dilakukan terhadap umat Islam dan sangat bertentangan dengan hukum Internasional. “Jadi jika para pelaku tidak segera minta maaf, kami takut kerukunan umat beragama akan terusik,”ucapnya.
Untuk itu, Tgk Sulaiman Lhok Weng meminta Pemerintah Republik Indonesia agar mengambil sikap tegas dan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai dengan hukum Internasional yang berlaku.
“Saatnya, umat Islam di Aceh dan Indonesia serta umat Islam di belahan dunia untuk bersatu, karena ini bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap kitab suci umat Islam yakni Alquran,”terangnya, seperti dilansir harianrakyataceh. (ra/asp)

