ASPOST.ID- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kian menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi berdaya saing global dengan memperluas kemitraan strategis bersama sektor industri dan perguruan tinggi di Malaysia, Sabtu (18/4).
Langkah ini merupakan bagian dari strategi transformasi jangka panjang PNL dalam memperkuat posisi di kancah internasional, sekaligus mencetak lulusan vokasi yang adaptif, kompetitif, dan selaras dengan kebutuhan industri global.
Dalam rangkaian lawatan tersebut, PNL menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah mitra industri terkemuka, seperti Gott Sdn. Bhd dan PKT Logistics. Kolaborasi difokuskan pada penguatan kompetensi sumber daya manusia berbasis kebutuhan industri modern yang terus berkembang.
Bersama Gott Sdn. Bhd, pembahasan menitikberatkan pada implementasi program magang internasional bagi mahasiswa dan dosen. Program ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman praktis, mempercepat transfer pengetahuan, serta meningkatkan kapasitas profesional dalam lingkungan industri global.
Sementara itu, kemitraan dengan PKT Logistics diarahkan pada pengembangan keahlian di sektor logistik dan manajemen rantai pasok berbasis teknologi—bidang strategis yang menjadi tulang punggung ekonomi global saat ini.
Tak hanya memperkuat hubungan dengan dunia industri, PNL juga memperluas jejaring akademik melalui kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan vokasi unggulan di Malaysia, yakni Politeknik Seberang Perai, Politeknik Balik Pulau, dan Peninsula College.
Dari pertemuan tersebut, tercapai sejumlah kesepahaman awal yang mencakup program pertukaran mahasiswa dan dosen, penguatan riset kolaboratif, hingga pengembangan inovasi berbasis kebutuhan industri regional dan global.
Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng, menegaskan bahwa penguatan kemitraan internasional merupakan langkah strategis dalam mendorong akselerasi transformasi pendidikan vokasi menuju standar global.
“Kemitraan ini memberikan nilai tambah signifikan, baik dalam peningkatan kompetensi, perluasan wawasan global, maupun kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi lintas negara antara institusi pendidikan dan dunia industri menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem vokasi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini memastikan lulusan memiliki standar kompetensi global dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan I Fakultas Teknik USK, Prof. Dr. Ir. Iskandar, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama PNL, Dr (C). Muhammad Arifai, SE., M.Acc., Ak., CPTT., CIFRS, serta Koordinator Humas dan Kerja Sama PNL, Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT, yang secara aktif terlibat dalam proses penjajakan dan penguatan kemitraan strategis ini.
Melalui langkah ekspansif ini, PNL semakin mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi unggulan yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global.(asp)


