ASPOST.ID- Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, saat ribuan jamaah mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi. Momentum Hari Raya Qurban tahun ini dimaknai Korem 011/Lilawangsa sebagai wujud penguatan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan dihadiri langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda Ny. Dini Ali Imran, jajaran prajurit TNI, keluarga besar Korem, hingga ratusan masyarakat Kota Lhokseumawe yang memadati area lapangan sejak pagi hari.
Nuansa religius dan kekeluargaan tampak begitu terasa saat jamaah larut dalam lantunan takbir dan pelaksanaan ibadah.

Bertindak sebagai imam Sholat Idul Adha yakni Tgk Bayhaqi, S.Pd., M.Pd., sementara khutbah disampaikan oleh Tgk H Ir Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., dengan tema “Hikmah Idul Adha Sebagai Motivasi Meningkatkan Iman dan Taqwa Prajurit TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju.”
Dalam khutbahnya, Tgk Mirza Gunawan menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momentum spiritual untuk menanamkan nilai pengorbanan dan kepatuhan total kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Qurban mengajarkan manusia untuk menanggalkan egoisme dan keserakahan. Keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan keteguhan Nabi Ismail AS harus menjadi teladan bagi seluruh umat, terutama prajurit TNI, agar senantiasa rela berkorban demi kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa semangat qurban harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sosial, memperkuat solidaritas, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal dan saling bersalaman antara Danrem, prajurit, dan masyarakat. Momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan kekeluargaan serta kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Rangkaian kegiatan kemudian diteruskan dengan penyembelihan hewan qurban di lingkungan Makorem 011/Lilawangsa. Pada Idul Adha tahun ini, Korem menyembelih sebanyak 11 ekor hewan qurban yang terdiri dari 6 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Daging qurban selanjutnya didistribusikan kepada prajurit serta masyarakat kurang mampu dan dhuafa di sekitar wilayah Makorem.

Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menyampaikan bahwa ibadah qurban merupakan simbol ketulusan, pengorbanan, dan kepedulian sosial yang harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Melalui momentum Idul Adha ini, TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu rakyat, menjaga nilai-nilai kemanusiaan, serta memperkuat persatuan bangsa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengabdian TNI saat ini tidak semata berfokus pada pertahanan negara, tetapi juga aktif mendukung pemerintah daerah dalam berbagai program sosial kemasyarakatan, mulai dari pendampingan sektor pertanian, kegiatan kemanusiaan, hingga menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Menurutnya, ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kekuatan militer, tetapi juga lahir dari kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat.
“Semangat berbagi dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan warga kurang mampu, merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada negeri. Nilai-nilai qurban harus menjadi inspirasi dalam setiap langkah pengabdian demi mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan sejahtera,” tegas Brigjen TNI Ali Imran. (asp)

