ASPOST.ID- Sebanyak 119 warga pengungsi Rohingya yang berada di Lhokseumawe dan Bireuen, kini sudah dipindahkan ke
Community House Wisma Dcops Provinsi Riau di Pekanbaru. Dari jumlah pengungsi Rohingya itu, yakni 24 orang yang selama ini ditempatkan di gedung BLK Kandang Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe dan 95 orang lagi Gedung Serbaguna Kecamatan Jangka, Bireuen.
Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh, Filianto Akbar, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pemindahan ratusan pengungsi Rohingya di Bireuen dan Lhokseumawe ke Community House Wisma Dcops Provinsi Riau di Pekanbaru.
Filianto mengatakan, Rohingya yang dipindahkan itu sebagiannya sejak 30 Desember 2021 ditampung di Gedung BLK Lhokseumawe setelah terdampar di perairan Kota Lhokseumawe.
Sedangkan yang terdampar di Pantai Jangka, Bireuen, pada 5 Maret 2022, ditampung di Gedung Serbaguna kecamatan tersebut.
Filianto menyebutkan, proses pemindahan Rohingya itu dilakukan bertahap pada 17-19 Mei 2022 yang difasilitasi UNHCR/The IOM Indonesia.
Pemindahan tersebut juga hasil kerja sama instansi terkait (Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh/Kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe, TNI, Polri, dan PMI), serta Pemko Lhokseumawe dan Pemkab Bireuen.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua instansi atas kolaborasi dan sinergitas selama ini. Pengawasan keberadaan hingga pengawalan keberangkatan dari tempat pengungsian di Lhokseumawe dan Bireuen hingga sampai ke tempat tujuan Kota Pekanbaru,” kata Filianto dalam siaran pers Sabtu (21/5/2022).

Ia menyebutkan, pemberangkatan pengungsi menggunakan bus ke Bandara Kualanamu dilakukan dalam tiga tahap.
Tahap pertama, Selasa (17/5/2022) pukul 20.15 WIB, sebanyak 55 Rohingya dari Gedung Serbaguna Kecamatan Jangka, diberangkatkan menggunakan tiga bus.
Perjalanan mereka ke Kualanamu dikawal petugas Imigrasi, TNI/Polri, dan PMI.
Lalu, mereka dibagi dua kelompok diberangkatkan dengan dua pesawat hingga tiba di Community House Wisma Dcops Riau.
Tahap kedua, Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 21.15 WIB, puluhan pengungsi Rohingya dari Gedung Serbaguna Kecamatan Jangka diberangkatkan menggunakan dua bus ke Kualanamu.
Kemudian, mereka menggunakan pesawat ke Pekanbaru.
Tahap ketiga, Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 24.00 WIB, 24 Rohingya juga diberangkatkan dengan dua bus ke Kualanamu dan kemudian diterbangkan ke Pekanbaru.
Namun, sebut Filianto, empat orang di antaranya harus ditempatkan sementara di Rumah Detensi Imigrasi Medan karena sakit.
“Proses pemindahan pengungsi Rohingya dilakukan sesuai protokol kesehatan.
Dengan demikian, kini seluruh pengungsi Rohingya tak ada lagi di Aceh,” pungkas Filianto Akbar. (serambinews/aspost)

