ASPOST.ID-Relawan BUMN Peduli terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Melalui keterlibatan Relawan BNI, program trauma healing serta pelayanan kesehatan perdana digelar di Kecamatan Tanah Jambo Aye, dengan fokus pada dua gampong terdampak banjir yakni Gampong Lhok Reudeup dan Gampong Alue Ie Mirah.

Gampong Lhok Reudeup tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling signifikan, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang dan dua warga dilaporkan hilang. Sementara itu, Gampong Alue Ie Mirah juga mengalami kerusakan dan dampak sosial yang serius akibat banjir.

Camat Tanah Jambo Aye, Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing akan mulai dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember, dengan prioritas utama anak-anak korban bencana. Program tersebut dirancang untuk membantu pemulihan psikologis anak sekaligus membangun kembali rasa aman dan stabilitas emosional pascakejadian traumatis.

“Kegiatan trauma healing dan pelayanan kesehatan, insyaallah akan dimulai besok, Selasa (23/12), dengan fokus utama kepada anak-anak. Program ini juga akan didampingi oleh Bunda PAUD Kecamatan Tanah Jambo Aye agar pendekatan psikososial yang dilakukan ramah anak dan berkelanjutan,” ujar Fauzi saat dikonfirmasi aspost.id, Senin (22/12).

Ia menambahkan, sebelum kegiatan dimulai, para Relawan BUMN Peduli bersama Relawan Posko Kecamatan akan menggelar briefing teknis pada pukul 08.00 WIB. Pelaksanaan trauma healing dan pelayanan kesehatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di masing-masing lokasi terdampak.

Kehadiran Relawan BUMN Peduli diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan fisik dan psikologis masyarakat Aceh Utara, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan relawan kemanusiaan dalam penanganan bencana dan rehabilitasi pascabencana.

Selain itu, dalam beberapa hari ini Relawan BUMN Peduli juga telah mendirikan sejumlah tenda untuk pengungsian terdampak banjir.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version