ASPOST.ID- Buruknya pelayanan kesehatan dan tata kelola keuangan disentral pelayanan Puskemas di Kabupaten Aceh Tenggara, seperti yang diberitakan media tergabung dalam wadah Persatuan Wartawan Aceh (PWA) dalam beberapa hari lalu, mendapat perhatian serius dari Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara Drs.Syakir, M.Si.
Untuk memastikan pemberitaan awak media tersebut, Syakir melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke puskemas dan mendapati kepala Puskemas tidak berada ditempat. Hal itu seperti dilakukan Pj Bupati Syakir terhadap Puskemas Lawe Dua, Kecamatan Bukit Tusam.
“Sidak ini untuk memastikan disiplin PNS maupun pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik, namun kita mendapati Kepala Puskesmas tidak berada di tempat begitu juga pegawai maupun tenaga kesehatan lainya juga kita dapati tidak di Puskesmas saat jam kerja,”ucap Drs.Syakir MSi, kepada media.
Ia mengatakan, sidak dilakukan dan didapatinya banyak tenaga kesehatan maupun pegawai yang tidak masuk dinas saat jam kantor.
Menurutnya, inj berimbas kepada tidak maksimalnya pelayanan kepada masyarakat, begitu juga tidak terpenuhinya kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk.
“Kapus tidak ada di tempat katanya keluar kota bawa berobat orang tua. Namun ketika saya minta nota dinas (Nd) para pegawai pun juga tidak bisa membuktikannya,”ungkapnya.
Diketahui, inspeksi mendadak (sidak) terhadap puskesmas juga diketahui dari 61 jumlah pegawai bekerja di puskemas itu hanya 13 orang yang berada ditempat.
Kendati penjabat (Pj) Bupati Drs Syakir MSi telah menunggu hingga jam 10.00 Wib.
“Saya minta pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus di utamakan karena saya (Pj Bupati) dan seluruh perangkat pemerintahan ini diberikan amanah untuk melayani masyarakat, bukan untuk bersenang – senang ,” pungkasnya. (asp)

