ASPOST.ID- Upaya memastikan keselamatan masyarakat menjelang arus mudik Lebaran terus diperketat. Polres Lhokseumawe menggelar razia terpadu berupa pemeriksaan kendaraan (ramp check) dan tes urine sopir angkutan umum di Terminal Tipe A Kota Lhokseumawe, Rabu (18/3/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Seulawah 2026. Razia dipimpin langsung Kabag Ops Polres Lhokseumawe, Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H., dengan melibatkan lintas instansi, yakni Sat Lantas Polres Lhokseumawe, BNN Kota Lhokseumawe, Jasa Raharja Cabang Lhokseumawe, serta pengelola Terminal Tipe A.
Dalam operasi tersebut, petugas menyasar sopir dan kendaraan angkutan umum yang beroperasi pada malam hari. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi teknis kendaraan, hingga tes urine guna mendeteksi potensi penyalahgunaan narkotika.
Kompol Abdhi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu oleh faktor kelalaian manusia, termasuk penggunaan narkoba oleh pengemudi.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama, apalagi menjelang puncak arus mudik. Kami ingin memastikan seluruh sopir dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh narkotika,” ujar Kabag OPS dikonfirmasi aspost.id, pada Kamis dini hari (19/3).
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 25 unit kendaraan angkutan umum berhasil diramp check, terdiri dari 20 unit Mitsubishi L300 dan 5 unit Toyota Hiace. Dari jumlah tersebut, tiga unit kendaraan jenis L300 dinyatakan tidak laik jalan karena tidak memenuhi standar keselamatan, sementara 22 unit lainnya dinyatakan layak beroperasi.
Sementara itu, dari 25 sopir yang menjalani tes urine, satu orang sopir berinisial Yz terindikasi positif mengandung zat amphetamin. Sopir tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penanganan oleh BNN Kota Lhokseumawe untuk menjalani rehabilitasi.
“Untuk sopir yang positif, kami serahkan ke BNN untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan. Ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, khususnya di sektor transportasi publik,” tegasnya.
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada para pengemudi terkait pentingnya penggunaan pelat nomor kendaraan sesuai peruntukan angkutan umum, serta imbauan menjaga keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan petugas lintas instansi, antara lain Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Irfan Firdaus, S.Tr.K., S.I.K. Kabag Umum BNN Kota Lhokseumawe, Kepala Jasa Raharja Cabang Lhokseumawe, Korsatpel Terminal Tipe A, serta personel gabungan dari kepolisian, BNN, Jasa Raharja, dan petugas terminal.
Secara keseluruhan, pelaksanaan razia berlangsung tertib, aman, dan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol. Aparat memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala selama periode Operasi Ketupat Seulawah 2026.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan akibat faktor manusia maupun kelayakan kendaraan di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. (red)

