ASPOST.ID- Kontestasi Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Kota Lhokseumawe 2026 memasuki babak krusial. Hingga hari terakhir pengembalian formulir pendaftaran, Kamis (16/7/2026), antusiasme masyarakat untuk maju sebagai bakal calon keuchik terus meningkat.
Data sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe mencatat, hingga pukul 15.59 WIB sedikitnya 109 bakal calon keuchik telah mengembalikan formulir pendaftaran beserta dokumen persyaratan kepada Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) di masing-masing gampong.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena sejumlah P2K belum menyampaikan laporan resmi kepada DPMG hingga batas waktu pendataan sementara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMG Kota Lhokseumawe, Safriadi, mengatakan angka yang diterima pihaknya masih bersifat dinamis dan belum menggambarkan kondisi akhir seluruh gampong yang menggelar Pilchikgam.
“Laporan yang kami terima hingga pukul 15.59 WIB masih sementara. Masih ada beberapa P2K yang belum menyampaikan perkembangan terbaru mengenai pengembalian formulir bakal calon keuchik,” kata Safriadi.
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan gampong untuk enam tahun ke depan.
Safriadi menjelaskan, mekanisme pengembalian formulir dan pemeriksaan kelengkapan administrasi diserahkan kepada masing-masing P2K sesuai hasil kesepakatan bersama para bakal calon. Meski demikian, seluruh panitia diwajibkan menerapkan prinsip transparansi dan perlakuan yang sama kepada setiap peserta.
“P2K dapat menyesuaikan jadwal pengembalian berkas sesuai kesepakatan bersama. Namun batas waktu tersebut harus diumumkan secara terbuka kepada seluruh bakal calon agar tidak menimbulkan perbedaan perlakuan,” tegasnya.
Sebaran Bakal Calon
Berdasarkan data sementara, Kecamatan Muara Dua menjadi wilayah dengan jumlah bakal calon terbanyak, yakni 35 orang, disusul Blang Mangat sebanyak 33 orang, Banda Sakti 23 orang, dan Muara Satu 17 orang.
Rinciannya sebagai berikut:
Kecamatan Banda Sakti (23 bakal calon)
Hagu Selatan: 3
Pusong Lama: 5
Tumpok Teungoh: 7
Uteun Bayi: 3
Ulee Jalan: 1
Simpang Empat: 2
Pusong Baru: 2
Kecamatan Blang Mangat (33 bakal calon)
Jambo Mesjid: 4
Blang Teu: 2
Asan Kareung: 3
Teungoh: 1
Seuneubok: 2
Keude Punteuet: 2
Jeulikat: 4
Blang Punteuet: 3
Baloi: 1
Blang Weu Panjoe: 1
Blang Cut: 1
Jambo Timu: 2
Blang Buloh: 4
Rayeuk Kareung: 3
Kecamatan Muara Dua (35 bakal calon)
Keude Cunda: 2
Cot Girek: 5
Paya Bili: 2
Paloh Batee: 4
Panggoi: 2 (dari empat orang yang mengambil formulir)
Uteunkot: 5
Blang Poroh: 4
Lhok Mon Puteh: 2
Paya Punteuet: 6
Meunasah Mee: 3
Kecamatan Muara Satu (17 bakal calon)
Padang Sakti: 4
Blang Pulo: 4
Blang Naleung Mameh: 4
Batuphat Barat: 2
Cot Trieng: 3
Dengan masih berlangsungnya proses penerimaan dan verifikasi berkas di sejumlah gampong, total bakal calon keuchik diperkirakan akan terus bertambah setelah seluruh P2K menyampaikan laporan resmi kepada DPMG Kota Lhokseumawe.
Pilchikgam 2026 menjadi salah satu agenda demokrasi tingkat gampong yang paling dinantikan masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar dinilai mencerminkan semakin kuatnya partisipasi warga dalam menentukan pemimpin yang akan membawa arah pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa selama enam tahun mendatang.(*)

