ASPOST.ID- Selama bertahun-tahun, rumah sederhana di Gampong Cot Mee, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, menjadi tempat Usman Puasa (72) bersama istri dan tiga anaknya berteduh dari panas dan hujan.
Namun, rumah itu jauh dari kata layak. Lantai tanah menjadi pijakan sehari-hari. Atapnya masih menggunakan daun rumbia, sementara dinding rumah tersusun dari triplek dan batang rumbia yang kondisinya sudah memprihatinkan.
Di tengah keterbatasan tersebut, keluarga Usman Puasa tetap menjalani kehidupan dengan segala kesederhanaannya.
Harapan baru mulai muncul ketika rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Baitul Mal Aceh Utara dan Ketua TP PKK Aceh Utara, Ny. Muslina Ismail, mendatangi kediaman Usman pada Kamis (17/9/2026).Bantuan yang diberikan itu juga merupakan amanah dari Bupati Aceh Utara, H.Ismail A.Jalil.
Kunjungan itu tidak sekadar membawa bantuan untuk meringankan kebutuhan keluarga. Ada kabar yang jauh lebih dinanti: rumah Usman akan segera dibangun menjadi hunian yang lebih layak.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara, Samsul Bahri, bersama Ketua TP PKK menyerahkan bantuan kepada Usman sebagai bagian dari penyaluran zakat yang dihimpun dari para muzaki, baik dari kalangan aparatur sipil negara, swasta maupun masyarakat yang menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Aceh Utara.
“Bantuan ini merupakan bagian dari pekerjaan rutin kami dalam menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk meringankan beban keluarga ini,”kata Samsul Bahri, dikonfirmasi aspost.id, Sabtu (19/9).
Kondisi rumah yang ditempati Usman menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Melihat langsung keadaan keluarga itu, Ny. Muslina Ismail menyampaikan komitmen untuk mengupayakan pembangunan rumah yang lebih layak bagi keluarga Usman.
Ia juga meminta Baitul Mal Aceh Utara agar turut mengambil langkah untuk membantu mewujudkan rumah layak huni tersebut.
“Insya Allah, dalam waktu dekat ini rumah tersebut akan segera dibangun,” kata Muslina.
Pernyataan itu menjadi secercah harapan bagi Usman dan keluarganya. Rumah yang selama ini hanya menjadi tempat berlindung seadanya, diharapkan segera berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Baitul Mal Aceh Utara disambut aparatur Gampong Cot Mee serta masyarakat setempat.
Kunjungan itu turut dihadiri Plt Ketua Baitul Mal Aceh Utara Kariman, SE, perwakilan Dinas Sosial, Sekcam Nisam Tgk. Azhari Maulana, Geuchik Gampong Cot Mee, serta tokoh masyarakat.
Bagi keluarga Usman, bantuan yang diterima hari itu bukan hanya soal nominal. Lebih dari itu, ada harapan bahwa kehidupan mereka perlahan dapat berubah.
Di rumah berdinding triplek dan batang rumbia itu, sebuah penantian panjang kini memasuki babak baru, menunggu rumah yang lebih layak untuk dihuni.(asp)

