ASPOST.ID- Menjelang pengukuhan ulama kharismatik Aceh, Abu Paya Pasi, sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, berbagai kalangan menyampaikan apresiasi dan dukungan. Salah satunya datang dari Pimpinan Dayah Qaha Ukhwatul Qur’an Lhokseumawe, Tgk. Jamaluddin yang menyampaikan terima kasih sekaligus penghargaan kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), atas keputusan strategis tersebut.
“Keputusan Gubernur Mualem menunjukkan komitmen kuat bahwa ulama harus berada di garis depan dalam membangun Aceh. Masjid Raya Baiturrahman bukan sekadar simbol keislaman, tetapi juga episentrum peradaban dan kebudayaan Aceh. Penunjukan Abu Paya Pasi sebagai Imam Besar adalah langkah yang sangat tepat dan bermakna,” ujar Tgk. Jamal, Selasa (12/8).
Abu Paya Pasi merupakan ulama sepuh yang sangat disegani di seluruh penjuru Aceh. Dikenal luas karena kedalaman ilmu agama, ketekunan dalam mengajar, serta konsistensinya dalam menanamkan nilai-nilai Islam, beliau juga memiliki pandangan sosial dan politik yang tajam dan penuh hikmah.
Sosoknya kerap menjadi rujukan dalam berbagai persoalan umat.
“Pandangan Abu yang bijaksana selama ini telah menjadi pelita bagi masyarakat Aceh. Kehadiran beliau di Masjid Raya sebagai Imam Besar bukan hanya simbolik, tetapi juga strategis untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat transformasi keislaman dan sosial di Aceh,”ucap Tgk Jamaluddin akrab disapa Waled Jamal Blang Rayeuk, dalam keterangannya kepada aspost.id.
Atas nama keluarga besar Dayah Qaha, Tgk. Jamal turut mendoakan Gubernur Muzakir Manaf agar senantiasa diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Aceh.
“Ini bukan hanya keputusan administratif, melainkan warisan spiritual bagi generasi mendatang. Sebuah langkah visioner yang patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat Aceh,”ucap Tgk. Jamal. (asp)

