ASPOST.ID- Baitul Mal Peduli Bencana menunjukkan respons cepat dalam penanganan darurat pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara dengan melakukan pembersihan lumpur dan puing yang menutup akses vital masyarakat. Kegiatan ini difokuskan pada badan jalan penghubung antar gampong, normalisasi paret (drainase), halaman masjid, serta sejumlah fasilitas umum lainnya yang terdampak banjir.
Upaya pembersihan dilakukan secara bertahap agar fungsi fasilitas publik dapat segera dipulihkan dan aktivitas warga kembali berjalan normal. Seluruh proses pekerjaan menyesuaikan kondisi cuaca, terutama saat curah hujan masih tinggi.
Baitul Mal Peduli Bencana telah bergerak sejak Sabtu, 13 Desember 2025, dan direncanakan akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Baitul Mal Provinsi Aceh.

Ketua Baitul Mal Aceh Utara melalui Plt. Kepala Sekretariat Baitul Mal, Samsul Bahri, SE, menyampaikan bahwa proses pembersihan melibatkan penggunaan alat berat untuk menyingkirkan lumpur dan sedimen yang menghambat mobilitas warga.
“Pembersihan jalan menjadi prioritas utama karena akses ini merupakan jalur vital distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas harian masyarakat,” ujar Samsul Bahri, dalam keterangannya kepada aspost.id, pada Rabu (17/12).
Langkah ini menjadi bagian penting dari respons cepat pascabanjir dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dasar yang terdampak. Diharapkan, dengan kerja sama lintas pihak, akses jalan dan fasilitas umum di Aceh Utara dapat segera kembali bersih dan berfungsi optimal.
Lokasi Pekerjaan yang Telah Ditangani
Kecamatan Muara Batu:
Gampong Reuleut Barat, Paloh Awe, Pinto Makmur, Panigah
Kecamatan Langkahan:
Gampong Krueng Lingka, Pante Gaki Bale, Simpang Tiga
Kecamatan Tanah Jambo Aye:
Gampong Matang Drien, Biara Barat, Masjid Raya Passe Panton Labu
Kecamatan Baktiya:
Gampong Meunasah Alue Ie Puteh, Cot Kumbang, Alue Anoe Timu, Pulo Sekee, Alue Geudong, Alue Serdang, serta halaman Masjid Alue Ie Puteh
Kecamatan Nisam:
Gampong Ulee Blang, Meunasah Krueng, Blang Crok, Ketapang, Binjee, Cot Leupee, Meunasah Meucat, Masjid Al-Aqsha Keude Amplah, Gampong Peunayan, Alue Bili, dan Blang Karieng

Baitul Mal Peduli Bencana menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana sebagai wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.(asp)
