ASPOST.ID- Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat transformasi digital dengan menghadirkan kemudahan pembayaran iuran bagi sekitar 16 juta anggota Muhammadiyah. Kini, layanan pembayaran iuran tersebut dapat diakses secara praktis melalui superapps BYOND by BSI.
Fitur terbaru ini dapat digunakan melalui menu Bayar – Iuran Muhammadiyah, yang terintegrasi dengan berbagai layanan digital hasil kolaborasi BSI dan Muhammadiyah, antara lain MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah SuperApp), SatuMu sebagai platform digital terpadu Satu Data Muhammadiyah, serta layanan digital kolaboratif lainnya.
Saat ini, superapps tersebut masih terus dikembangkan dan ke depan akan menjadi payung bagi seluruh platform digital Muhammadiyah. Termasuk di dalamnya SatuMu, yang dirancang untuk mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan (KTAM), organisasi (Direktori Organisasi Muhammadiyah/DOM), iuran (IuranMU), tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), layanan kesehatan, serta layanan pendukung lainnya.
Hingga saat ini, SatuMu telah memiliki enam fitur utama, dengan dua fitur yang telah aktif digunakan, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) yang mencatat lebih dari 3 juta anggota, serta Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) yang merekam struktur organisasi dari tingkat Pimpinan Pusat hingga Ranting. Sementara empat fitur lainnya masih dalam tahap pengembangan, yaitu IuranMU, JDIH (Jaringan Informasi dan Dokumentasi Hukum), Sistem Manajemen AUM, dan Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi strategis antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan terbesar di Indonesia dengan BSI sebagai bank syariah nasional.
“Kolaborasi ini menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, aman, dan terintegrasi secara digital. Melalui integrasi Aplikasi MASA dan BYOND by BSI, warga Muhammadiyah kini dapat melakukan pembayaran iuran anggota secara lebih praktis. Selain itu, BSI juga menyediakan QRIS Soundbox untuk mendukung kemudahan transaksi di lingkungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ujar Kemas dalam keterangannya kepada aspost.id, Kamis (29/1).
Ia menambahkan, penguatan kapasitas digital menjadi bagian dari komitmen BSI dalam bertransformasi menjadi bank syariah yang inklusif dan mudah diakses.
“Transformasi digital ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem baru yang mendorong pertumbuhan transaksi digital dan memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah di masyarakat,” pungkasnya.(red)

