ASPOST.ID- Realitanya kita hanya jadi pemasok CPO bertahun-tahun ke Medan. Apa kita tidak pernah berpikir untuk mengembangkan pabrik minyak goreng sendiri?. Harusnya kawasan industri Aceh perlu melobi untuk itu, apa itu terlambat tentu tidak. Ini untuk masa depan kita, anak cucu kita kedepan.
Demikian salah satu postingan warnet di media sosial Facebook Aulia Fikri pada Senin (14/2/2022). Ia juga menuliskan, sekedar membagi ilmu, harusnya Pemerintah Aceh datang sesekali ke Politeknik Negeri Lhokseumawe. Tepatnya di Jurusan Teknik Kimia, lebih detailnya lagi di laboratorium Pilot Plant & Teaching Factory. Lihat bagaimana mahasiswa/i mengolah CPO menjadi minyak curah sekelas minyak goreng bermerek lainnya.
Bahkan kita mampu membuat bermacam olahan dari turunan minyak goreng, jadi sabun bisa, margarin bisa, biodiesel lebih lebih lagi, trus apa yang kurang dari kita??
Sumberdaya manusia yang kompeten dan mumpuni, apakah tidak bisa dimanfaatkan untuk pabrik minyak goreng di Aceh? Hah bodoh, cuma kita kurang paham lobi saja. (asp)


