ASPOST.ID- Penjabat (Pj) Walikota Lhokseumawe Dr.Drs. Imran, MSi., MA.Cd dan jajarannya melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan, Noor Fuad Fitrianto, terkait peluang investasi di Kota Lhokseumawe, Selasa (27/9). Pertemuan itu berlangsung di Ruang Kerja Deputi Bidang Perencanaan LT.8 Gedung Suhartoyo Kementrian Investasi/BKPM.
Dalam kesempatan itu, Pj.Walikota Lhokseumawe Dr. Imran menyampaikan, kenapa dirinya sangat konsen terkait masalah investasi, yang pertama terkait dengan sejarah bahwa Lhokseumawe di era 90-an terkenal sebagai daerah industri dengan adanya PT. Arun LNG, Pabrik Pupuk Asean, Pabrik Kraft Aceh, Pabrik Pupuk Iskandar Muda dan Pabrik Petro Kimia Humpus Aromatik.
“Kota Lhokseumawe itu sudah dirancang sebagai daerah industri dan daerah tempat menanam modal. Sampai saat ini aset untuk investasi masih begitu banyak di Lhokseumawe seperti peninggalan aset PT.Asean Aceh Fertilizer, Eks Kilang Gas Arun yang masih dimanfaatkan oleh Perta Arun Gas (PAG) dan Pabrik Kertas Kraft Aceh yang sudah tutup.
“Dengan pemanfaatan kembali kilang gas Arun dan penetapan Lhokseumawe sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Pemerintah sesunguhnya peluang investasi di Kota Lhokseumawe masih tetap ada,”ungkap Dr.Imran yang merupakan putra kelahiran Lhokseumawe ini.
Menurut dia, yang menjadi problemnya adalah sampai saat ini investasi-investasi besar yang didukung oleh keberadaan Gas Arun itu belum masuk. Kemudian, Pemerintah saat ini sedang melaksanakan eksplorasi di blok Andaman dan rencananya untuk menghemat biaya akan dialirkan ke Arun, yang artinya peluang investasi untuk mendukung kegiatan – kegiatan yang ada di Arun akan semakin banyak, dan umpan balik dari keberadaan Arun dapat mendukung keberadaan industri lainnya.
“ Ini yang saya pikir kenapa kami perlu datang ke Kementrian Investasi, bagaimana kami bisa didukung tentang alur investasi di Lhokseumawe” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan Noor Fuad Fitrianto, ST dalam sambutannya mengatakan, pada prinsipnya kita setuju dan cara pandang Pak Walikota Lhokseumawe sama dengan pimpinan, baik Menteri dan Deputi bahwa investasi ini menjadi motor penggerak dari pertumbuhan ekonomi. “Kami dari Kementerian Investasi siap membantu terkait dengan investasi – investasi yang ada di Lhokseumawe,”ucapnya.
Sementara itu, dalam audensi dan silaturahmi Pj Walikota Lhokseumawe turut didampingi oleh Kadis DPMPTSP & NAKER, Amiruddin, SH., MH, Kadis Perindakop dan UKM, Mohammad Rizal, S,Sos.,M.Si, Kadis Kelautan,Pertanian dan Pangan Bukhari,S.Sos.,M.Si, Kadis Pekerjaan Umum, Safaruddin, ST, MT, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Zakaria, Kabid Informatika Diskominfo,Armansyah Putra,S.Kom., M.Si, Kabid Ekonomi Bappeda, Nunung Mariani, dan Darius,S.Sn Kasubbag Komunikasi Pimpinan Setdako Lhokseumawe. (asp/ril)

