Pos-pos Terbaru
- Baru Sebulan Memimpin, Ketua STIKesMu Lhokseumawe Bangun Jejaring Strategis ke UMSU
- Pasca Banjir, KKP Salurkan 4,998 Juta Benur Vaname kepada Petambak di Empat Kecamatan Aceh Utara
- Jelang Milad 800 Tahun Aceh Utara, Dasar Sejarah 1226 M Kembali Dipersoalkan
- Ratusan Warga Pesisir Aceh Utara Berobat Gratis Bersama PHE NSO dan Lanal Lhokseumawe
- BULOG Perkuat Pengawasan Harga dan Ketersediaan Beras di Lhokseumawe
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Baru Sebulan Memimpin, Ketua STIKesMu Lhokseumawe Bangun Jejaring Strategis ke UMSU
- Pasca Banjir, KKP Salurkan 4,998 Juta Benur Vaname kepada Petambak di Empat Kecamatan Aceh Utara
- Jelang Milad 800 Tahun Aceh Utara, Dasar Sejarah 1226 M Kembali Dipersoalkan
- Ratusan Warga Pesisir Aceh Utara Berobat Gratis Bersama PHE NSO dan Lanal Lhokseumawe
- BULOG Perkuat Pengawasan Harga dan Ketersediaan Beras di Lhokseumawe
- Tarmizi AR Kembali Bertarung di Pilchikgam Keude Cunda, Usung Semangat Keberlanjutan
- Jumlah Pasien Membludak, Saatnya BPJS Kesehatan Buka Kerja Sama Segera ke RSU Kasih Ibu Lhokseumawe
- PIM Tanam 600 Mangga Kiojay di Aceh Utara, Kampung Madat Diproyeksikan Jadi Sentra Ekonomi Baru
Penulis: Redaksi
ASPOST.ID- Aparat Kepolisian gabungan dari tim Polda Aceh, Polda Lampung, Bea Cukai, Polres Lhokseumawe dan Kodim 0103/Aceh Utara serta Brimob, berhasil mengobrak- abrik 6 hektar ladang ganja di tiga lokasi perbukitan kawasan Dusun Uteun Punti, Gampong Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ahad (27/02/2022). Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Salman Alfarasi, S.H., M.M mengatakan, ladang ganja yang dimusnahkan itu seluas 6,28 hektar dengan cara mencabut dan langsung dibakar ditempat. Pengungkapan ladang ganja tersebut, lanjut salman, merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus penangkapan tersangka dipolda Lampung yang merupakan sindikat Narkotika jaringan Aceh, Medan, Lampung…
ASPOST.ID- Rumah Armi (36) warga Dusun C Seulanga, Gampong Paloh Batee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, tertimpa longsor dari perbukitan akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir ini. Musibah itu terjadi pada Sabtu (26/2) dalam kondisi hujan dan tiba-tiba belakang rumahnya yang ada perbukitan langsung longsor dan menimpa rumah hingga jebolnya dinding rumah. Tanah liat dari longsor masuk kerumah Armi. Mendapatkan laporan itu, aparatur gampong bersama personil Babinsa Koramil Muara Dua dan Bhabinkamtibmas Polsek Muara Dua langsung memantau lokasi sebagai upaya penanganan tanggap darurat. Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, SIK., MH melalui Kapolsek Muara Dua Ipda Nina Ervianti,…
ASPOST.ID – Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH mengirimkan bantuan program “Kue Surga” melalui ajudan, Briptu Wahyu Saputra kepada balita bocor jantung di Gampong Tumpok Teungoh, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Ahad (27/2/2022). Balita ini bernama Habibah Azzahra yang masih berusia satu tahun, selain mengalami bocor jantung, juga menderita penyakit mata, gizi buruk, tulang dan paru – paru tidak mengembang sebelah kiri. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, SIK., MH melalui Kasi Humas, Salman Alfarisi SH., MM mengatakan, bantuan ini diantar oleh ajudan Kapolres Lhokseumawe ke kediaman orang tua balita tersebut di Jalan Peutua Ali, Tumpok Teungoh. “Melalui Briptu Wahyu, Kapolres…
ASPOST.ID- Ribuan guru honorer di Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim) mendapatkan kabar gembira terkait honorarium. Sebanyak 1.491 guru honorer di Pamekasan mendapat honor tambahan sebesar Rp 600 ribu per bulan. “Ini sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab moral Pemkab Pamekasan kepada para guru honorer,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Pamekasan, Madura, Jumat (25/2). Dia menerangkan total anggaran yang disediakan Pemkab Pamekasan untuk honor tambahan itu lebih dari Rp 62 miliar Guru honorer yang menerima insentif tambahan itu mulai guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga guru SMP. Rinciannya, guru honorer yang mendapat tambahan tugas guru kelas sebanyak 500 orang,…
ASPOST.ID – Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal, S.I.K., M.M, memimpin langsung serah terima jabatan Wakapolres Aceh Utara, Kabag SDM, Dua Kapolsek, dan Satu PJU (pejabat utama) Polres Aceh Utara, Sabtu (26/02/2022) di Aula Tribrata Mapolres Aceh Utara. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor ; KEP/42/II/2022 Dalam surat tersebut Menetapkan Kompol Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K Wakapolres Aceh Utara, kini menduduki jabatan barunya sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Jarlat SPN Polda Aceh (Dalam Rangka DIK SESPIMMEN). Posisi digantikan oleh Kompol Rizal Antoni, S.H Yang Sebelumnya Menjabat Sebagai Wadir Tahti Polda Aceh. Kemudian, Kompol Yusuf Hariadi…
ASPOST.ID- Hujan yang melanda Lhokseumawe dan sekitarnya sejak Jumat kemarin hingga Ahad (27/2), membuat sejumlah gampong di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe di kepung banjir. Salah satunya, seperti gampong Blang Poroh Kecamatan Muara Dua yang merendam pemukiman penduduk. Namun, berdasarkan laporan Keuchik Blang Poroh Abdullah Z, rumah terparah digenangi banjir ada 13 unit, dengan ketinggian antara 30 centimeter hingga 50 centimeter. Masing-masing, rumah milik Yusriuddin, Rosmanidar, Ramulah Syam, Sudirman, Usman Beuransyah, Hasan Ismail, Rajali, A.Jalil Harun, Maryamah, Saiful Bahri,Faisal, Bransyah Puteh dan Muhammad. Dengan total jumlah 13 kepala keluarga atau 55 jiwa. “Tadi kami sudah turun ke lokasi bersama tim…
ASPOST.ID-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe dan juga sebagai Ketua DPC PKB Kota Lhokseumawe Hj. Nurhayati Aziz (HNA) mendesak Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, untuk segera mencabut Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushalla. Khususnya, di Provinsi Aceh yang mendapatkan keistimewaan dari Pemerintah memberlakukan Syariat Islam secara Kaffah, maka surat edaran itu sangat tidak diperlukan. “Kami menerima banyak masukan dari para ulama, tokoh masyarakat, dan kalangan ormas yang mendesak agar SE Menag Nomor 5 tahun 2022 ini dicabut, sebab bisa menimbulkan kegaduhan di kalangan umat,” kata HNA di Lhokseumawe, Sabtu,…
ASPOST.ID-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr. H.Iqbal, S.,Ag.,M.Ag menyatakan, hadirnya pemerintah dan adanya pengaturan di bidang agama untuk memberi kemaslahatan, kenyamanan dan perlindungan terhadap rakyatnya, termasuk dalam beragama diatur dalam Undang-Undang. Menyikapi Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala yang menjadi framing media dan perbincangan ditengah masyarakat. Kakanwil menyebutkan, sebenarnya tidak ada persoalan dengan SE tersebut, tidak ada larangan penggunaan pengeras suara, yang ada hanya pengaturan agar tertib dalam penggunaannya. Terkait apa yang diberitakan di media dan menyebutkan Menteri Agama membandingkan toa masjid dengan gonggongan anjing, tidaklah…
ASPOST.ID- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin, S.Sos, M.Pd, bersama Kabid Sarana dan Prasarana Herman, M.Pd, dipeusijeuk atau ditepung tawar oleh tokoh agama di Aula PKG Dewantara, Aceh Utara, Sabtu (26/2/2022). Kedua pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu dipeusijeuk, karena Jamaluddin baru menjabat sebagai Kepala Dinas dan Herman juga menjadi Kabid Sarana dan Prasarana. Jamaluddin bersama rombongan hadir untuk membuka acara Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Dewantara yang turut dihadiri oleh Pengawas dan seluruh Pengurus KKG Dewantara serta perwakilan guru di setiap sekolah. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin,…
ASPOST.ID-Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh berharap Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memperhatikan kearifan lokal soal pengeras suara azan, biarkan kebijakan tersebut diatur oleh masyarakat dan pengurus masing-masing masjid. “Aceh tidak perlu, cukup dengan kearifan lokal, dan kembalikan kepada masyarakat dengan pengurus masjid, karena kondisi daerah itu berbeda-beda,” kata Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali, di Banda Aceh, Jumat (25/2/2022). Apalagi untuk Aceh, kata Tgk Faisal, memiliki kearifan lokal dan kekhususan sendiri, sehingga hal tersebut tidak seharusnya lagi diatur sedemikian rupa. “Tidak boleh kita samakan, di Aceh ada juga yang minoritas orang Islam, jadi kembali ke kearifan lokal daerah masing-masing,”…
