ASPOST.ID- Upaya pemulihan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Aceh Utara pasca banjir kembali mendapat dukungan pemerintah pusat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan 4.998.000 benur udang vaname kepada para petambak di empat kecamatan di Aceh Utara.
Bantuan tersebut disalurkan pada Sabtu (5/9/2026) melalui program Bantuan Pemerintah Keadaan Tertentu Bidang Perikanan Budidaya berupa Sarana Perikanan Budidaya, sebagai bagian dari dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabanjir.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Utara, Syarifuddin, ST turut mendampingi proses penyerahan bantuan kepada para penerima. Syarifuddin menyampaikan total bantuan benur tersebut diperuntukkan bagi 173 orang petambak yang tergabung dalam sembilan kelompok, dengan cakupan lahan tambak mencapai sekitar 143 hektar yang tersebar di Kecamatan Dewantara, Samudera, Aron, dan Lapang.
Distribusi benur dilakukan dengan rincian, Kecamatan Dewantara sebanyak 1.351.000 ekor, Samudera 1.680.000 ekor, Lapang 735.000 ekor, serta Aron sebanyak 1.232.000 ekor.
Syarifuddin mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan dan penguatan kembali usaha masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari sektor tambak setelah terdampak bencana banjir.
Selain bantuan yang telah disalurkan, Aceh Utara juga direncanakan mendapatkan alokasi bantuan untuk pengembangan kawasan budidaya seluas sekitar 1.400 hektare sepanjang 2026. Penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan secara bertahap oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Program ini diharapkan tidak hanya membantu petambak kembali menjalankan aktivitas produksi, tetapi juga mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan budidaya di Aceh Utara.
Dengan masuknya bantuan benur dalam jumlah besar, pemerintah daerah berharap produktivitas tambak masyarakat dapat kembali meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi keluarga petambak di wilayah pesisir.(asp)


