Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • Sengketa Pekerja Proyek Tangki BBM Lhokseumawe Masih Berproses, Disnaker Tegaskan Kepatuhan Regulasi
  • Putra Aceh Brigjen TNI Ali Imran Resmi Pimpin Rindam IM, Pangdam Tekankan Penguatan Kualitas Prajurit
  • Cegah Banjir, Pemko Lhokseumawe Percepat Normalisasi Drainase Jalan Samudera
  • Sunyi di Ujung Hari: Empat Hari Menghilang, Petani di Aceh Utara Ditemukan Tak Bernyawa di Bangunan Terbengkalai
  • PKB Aceh Perkuat Politik Kehadiran, Ruslan Daud Tekankan Kader Harus Turun Langsung Layani Rakyat

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sengketa Pekerja Proyek Tangki BBM Lhokseumawe Masih Berproses, Disnaker Tegaskan Kepatuhan Regulasi

12/04/2026

Putra Aceh Brigjen TNI Ali Imran Resmi Pimpin Rindam IM, Pangdam Tekankan Penguatan Kualitas Prajurit

12/04/2026

Cegah Banjir, Pemko Lhokseumawe Percepat Normalisasi Drainase Jalan Samudera

12/04/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sengketa Pekerja Proyek Tangki BBM Lhokseumawe Masih Berproses, Disnaker Tegaskan Kepatuhan Regulasi
  • Putra Aceh Brigjen TNI Ali Imran Resmi Pimpin Rindam IM, Pangdam Tekankan Penguatan Kualitas Prajurit
  • Cegah Banjir, Pemko Lhokseumawe Percepat Normalisasi Drainase Jalan Samudera
  • Sunyi di Ujung Hari: Empat Hari Menghilang, Petani di Aceh Utara Ditemukan Tak Bernyawa di Bangunan Terbengkalai
  • PKB Aceh Perkuat Politik Kehadiran, Ruslan Daud Tekankan Kader Harus Turun Langsung Layani Rakyat
  • Respons Cepat BPBD Lhokseumawe, Said Bachtiar Pastikan Penanganan Bencana Lebih Siaga dan Terukur
  • Mualem Kantongi Dua Nama Pengganti Abang Samalanga, Kursi Pimpinan DPRA di Ambang Pergantian
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Warga Hagu Selatan Lhokseumawe Bertahan di Tengah Rumah yang Porak-Poranda
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
Demo
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»Nasional»Benarkah Indonesia Pernah Dijajah Belanda Selama 350 Tahun
Nasional

Benarkah Indonesia Pernah Dijajah Belanda Selama 350 Tahun

RedaksiBy Redaksi16/09/2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Selama ini, rakyat Indonesia hanya mengetahui jika Indonesia pernah dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad atau 350 tahun. Ternyata, narasi Indonesia dijajah selama itu tak sepenuhnya benar.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- Selama ini, rakyat Indonesia hanya mengetahui jika Indonesia pernah dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad atau 350 tahun. Ternyata, narasi Indonesia dijajah selama itu tak sepenuhnya benar.

Seorang ahli hukum bernama Gertrudes Johannes Resink pada 1968 mematahkan mitos tersebut.

Dalam karya Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory (1968), Resink menyimpulkan bahwa Indonesia tidak dijajah 350 tahun oleh Belanda.

Selama ini narasi 350 tahun penjajahan diperoleh dari awal mula kedatangan orang Belanda pertama kali ke Indonesia pada 1596 sampai kemerdekaan tahun 1945.

Namun, hal yang harus dicermati: apakah kedatangan orang Belanda pertama kali bertujuan untuk menjajah atau hanya sekadar berkunjung untuk berdagang. Sejarah mencatat mereka datang untuk berdagang, sekalipun dari perdagangan proses kolonialisme tercipta.

Namun, jika terjadi penjajahan, pemerintah kolonial Belanda juga tidak menguasai wilayah Indonesia dalam satu waktu bersamaan. Pemerintah kolonial Belanda sendiri baru terbentuk pada 1800, setelah VOC bangkrut.

Kedua pertanyaan itu lantas mendorong Resink melakukan riset.

Dia membedah dokumen-dokumen hukum dan surat perjanjian milik kerajaan-kerajaan. Selama proses pembedahan, dia mengetahui banyak kerajaan dan negara di Indonesia yang belum pernah ditaklukkan Belanda sampai tahun 1900-an.

Pada abad ke-17, misalnya, kerajaan-kerajaan lokal bisa menjalin hubungan diplomatik dengan bangsa-bangsa lain tanpa diatur oleh pemerintahan VOC. Lalu, sepanjang 1900-an, masih banyak kerajaan lokal yang belum dijajah Belanda. Seperti, Aceh yang baru dikalahkan pada 1903, Bone pada 1905 dan Klungkung, Bali, pada 1908.

Dari sini, Resink mengambil kesimpulan: Tidak ada satupun wilayah Indonesia yang benar-benar dijajah selama 350 tahun. Jika menarik garis dari pendudukan di Klungkung, Bali, pada 1908 saja, maka Belanda baru menjajah Indonesia 37 tahun.

Kendati kekeliruan terjadi, Belanda tetap saja ngotot mengaku menjajah Indonesia selama 350 tahun. Sikap ini sebetulnya ditunjukkan untuk gagah-gagahan.

Pada 1936, misalnya, Gubernur Jenderal de Jonge dengan bangga menyebut sudah menjajah Indonesia selama 300 tahun supaya orang tahu betapa kuatnya Belanda. Padahal, Belanda saja baru bisa menguasai seluruh wilayah pada tahun 1900-an.

Berkat jasanya mematahkan mitos penjajahan, Resink sangat dihormati di Indonesia. Dia pun diberi kewarganegaraan Indonesia oleh Soekarno pada 1950. Sayangnya, sekalipun sudah ada yang mematahkan mitos tersebut, banyak orang terlanjur percaya Indonesia dijajah 350 tahun oleh Belanda. (cnbcindonesia/asp)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

Keuchik Lancang Garam Jadi Sorotan Nasional, Model Posbankum Gampong Dinilai Sukses Perkuat Akses Keadilan di Aceh

09/04/2026

Prabowo Beri Ultimatum 7 Hari, Menteri ESDM Diminta Cabut IUP Tambang Ilegal di Kawasan Hutan

08/04/2026

Peta Kekuatan Tiga Kandidat PKB Aceh Jaya Mengkristal Jelang Muscab 2026

07/04/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

Sengketa Pekerja Proyek Tangki BBM Lhokseumawe Masih Berproses, Disnaker Tegaskan Kepatuhan Regulasi

12/04/2026

Putra Aceh Brigjen TNI Ali Imran Resmi Pimpin Rindam IM, Pangdam Tekankan Penguatan Kualitas Prajurit

12/04/2026

Cegah Banjir, Pemko Lhokseumawe Percepat Normalisasi Drainase Jalan Samudera

12/04/2026

Sunyi di Ujung Hari: Empat Hari Menghilang, Petani di Aceh Utara Ditemukan Tak Bernyawa di Bangunan Terbengkalai

11/04/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Daerah

PKB Aceh Perkuat Politik Kehadiran, Ruslan Daud Tekankan Kader Harus Turun Langsung Layani Rakyat

By Redaksi11/04/20260

ASPOST.ID- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh menegaskan komitmennya memperkuat “politik kehadiran”…

Respons Cepat BPBD Lhokseumawe, Said Bachtiar Pastikan Penanganan Bencana Lebih Siaga dan Terukur

11/04/2026

Mualem Kantongi Dua Nama Pengganti Abang Samalanga, Kursi Pimpinan DPRA di Ambang Pergantian

10/04/2026

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Warga Hagu Selatan Lhokseumawe Bertahan di Tengah Rumah yang Porak-Poranda

09/04/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.