Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • May Day 2026: Indonesia Ratifikasi Konvensi International Labour Organization 188
  • May Day di Lhokseumawe: Aksi SMUR Suarakan Kegelisahan Buruh dan Kritik Kebijakan Publik
  • Dari Subuh untuk Kebangkitan Umat, Spirit Pengorbanan Menggema dalam Safari Subuh Kompas Aceh Utara
  • Dirjen LIP Kementan Apresiasi Peran TA Khalid Percepat Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabanjir di Aceh
  • Bupati Aceh Utara Serahkan DTH Rp2,9 Miliar untuk 1.620 KK Penyintas Banjir dan Longsor di 14 Kecamatan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

May Day 2026: Indonesia Ratifikasi Konvensi International Labour Organization 188

03/05/2026

May Day di Lhokseumawe: Aksi SMUR Suarakan Kegelisahan Buruh dan Kritik Kebijakan Publik

03/05/2026

Dari Subuh untuk Kebangkitan Umat, Spirit Pengorbanan Menggema dalam Safari Subuh Kompas Aceh Utara

02/05/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • May Day 2026: Indonesia Ratifikasi Konvensi International Labour Organization 188
  • May Day di Lhokseumawe: Aksi SMUR Suarakan Kegelisahan Buruh dan Kritik Kebijakan Publik
  • Dari Subuh untuk Kebangkitan Umat, Spirit Pengorbanan Menggema dalam Safari Subuh Kompas Aceh Utara
  • Dirjen LIP Kementan Apresiasi Peran TA Khalid Percepat Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabanjir di Aceh
  • Bupati Aceh Utara Serahkan DTH Rp2,9 Miliar untuk 1.620 KK Penyintas Banjir dan Longsor di 14 Kecamatan
  • Pemko Lhokseumawe Percepat Relokasi Pengungsi Rohingya, Gandeng IOM Siapkan Hunian Terpadu
  • HMI Medan Dukung Penertiban Drainase, Desak Dinas SDABMBK Tindak Tegas Pelaku Usaha Alih Fungsi Parit
  • KOHATI Desak Audit CCTV Daycare di Aceh, Respons Serius Maraknya Dugaan Kekerasan Anak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
Demo
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»Daerah»BPKP Evaluasi Pengelolaan Keuangan Gampong di Aceh Utara
Daerah

BPKP Evaluasi Pengelolaan Keuangan Gampong di Aceh Utara

RedaksiBy Redaksi27/07/2023Updated:27/07/2023Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Provinsi Aceh melakukan evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan gampong di Kabupaten Aceh Utara.

Evaluasi itu berlangsung dalam kegiatan workshop di aula Kantor Bupati Aceh Utara di Landing Kecamatan Lhoksukon, yang dibuka oleh Penjabat Bupati Dr. Mahyuzar, M.Si diwakili oleh Asisten I Setdakab Dayan Albar, S.Sos., MAP, Kamis, 27 Juli 2023.

Kegiatan itu mengusung tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi Berkelanjutan”.

Panitia dari Perwakilan BPKP RI Provinsi Aceh menghadirkan empat narasumber utama, yaitu H Sudirman (Haji Uma) anggota DPD RI Asal Aceh, Agus Kuncoro, SSos, MSi selaku Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Kemendes PDTT), Izzarul Haq, SE, MFin, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, serta Jumadi Selian, AK CA Koordinator Pengawas APD 2 Perwakilan BPKP RI Provinsi Aceh.

Ketua Panitia Pelaksana Salwina Adiyanti menyampaikan, pengawasan yang dilakukan oleh BPKP atau APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) memberikan nilai tambah bagi desa untuk melancarkan operasional desa melalui penjaminan dan konsultasi agar sasaran atau tujuan desa tercapai.

Salah satu tujuan pengawasan yang dilakukan BPKP adalah untuk membangun early warning system atau peringatan dini, agar tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa.

Salah satu alasan dan tujuan diselenggaranya workshop tersebut karena masih ditemukan penyelewengan dana desa di sejumlah daerah.

Asisten I Setdakab Dayan Albar,mewakili Penjabat Bupati Aceh Utara dalam sambutannya mengatakan, workshop yang diinisiasi oleh Perwakilan BPKP RI Provinsi Aceh ini sangat strategis dan penting. Apalagi bagi Kabupaten Aceh Utara yang memiliki jumlah gampong (desa) mencapai 852 desa, merupakan jumlah terbanyak di Indonesia.

Dayan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada BPKP atas diselenggarakannya kegiatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan Dan Pembangunan Desa di Aceh Utara. Kegiatan ini sangat penting dan strategis, sangat bermanfaat bagi seluruh peserta, khususnya bagi para geusyik dan aparatur gampong.

Pemerintah desa adalah lini terdepan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat dan yang paling mengerti kebutuhan dan masalah yang ada di daerahnya, diharapkan dapat aktif melakukan inovasi-inovasi dan perbaikan konstruktif dalam pembangunan di gampong masing-masing.

“Workshop ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pemantapan kinerja geuchik dan perangkat gampong, kiranya dapat memberikan tambahan wawasan dan pemahaman kepada pemerintah gampong dalam melakukan pengelolaan keuangan dan pembangunan,”ucapnya.

Kepada seluruh geuchik dalam Kabupaten Aceh Utara, pihaknya meminta agar selalu membangun koordinasi dan bersinergi dengan perangkat gampong dan Tuha Peuet, sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan di gampong.

Kepada para Camat juga agar selalu mengawal program-program pembangunan di Gampong, agar lebih terarah dalam pelaksanaannya.

“Suatu kehormatan besar bagi kita, pada acara ini yang akan menjadi narasumber nantinya salah satunya adalah senator kita yang selama ini selalu menyampaikan aspirasi kita di Senayan, beliau adalah Bapak H. Sudirman (Haji Uma) yang merupakan anggota DPD RI,” kata Dayan.

Untuk itu, Dayan berharap agar peserta dapat memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan kendala atau permasalahan yang ada di gampong-gampong dan kecamatan, misalnya tentang keterbatasan Alokasi Dana Desa/Gampong (ADG) di Aceh Utara.

Dengan jumlah gampong 852, jumlah geuchik dan perangkat gampong 7.023 orang, dan ditambah Tuha Peuet dengan jumlah 6.020 orang, saat ini belum mampu untuk sekedar memberikan jerih yang layak, apalagi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2019.

“Hal inilah yang kita harapkan kepada Bapak H Sudirman agar dapat menyuarakan permasalahan ini. Karena untuk membangun gampong tentu kita juga perlu memberi jerih/gaji yang layak kepada geuchik, perangkat gampong dan Tuha Peuet. Untuk itu, kami harap permasalahan ini dapat menjadi aspirasi disampaikan ke Pemerintah Pusat.”

Anggota DPD RI H Sudirman pada kesempatan itu memaparkan tentang fungsi pengawasan oleh DPD RI terhadap pemanfaatan dana desa agar benar-benar optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Sudirman akrab disapa Haji Uma juga mengungkapkan beberapa indikasi penyalahgunaan dana desa yang umum terjadi, di antaranya kesalahan karena ketidaktahuan (mekanisme), tidak sesuai rencana, tidak sesuai pedoman, juklak, juknis, tidak dapat mempertanggungjawabkan penggunaan, penyelewengan aset desa, serta penggunaan dana desa yang kurang efisien untuk bimbingan teknis (Bimtek) aparatur desa di luar daerah.

Acara workshop tersebut dihadiri oleh 125 orang geusyik dalam Kabupaten Aceh Utara, para pendamping desa, para Camat, Kasie PMD Kecamatan, unsur pejabat Forkopimda Aceh Utara, Inspektur Aceh Utara Andria Zulfa, PhD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan KB Fakhruradhi, SH, MH, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (asp/ril)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

May Day di Lhokseumawe: Aksi SMUR Suarakan Kegelisahan Buruh dan Kritik Kebijakan Publik

03/05/2026

Dari Subuh untuk Kebangkitan Umat, Spirit Pengorbanan Menggema dalam Safari Subuh Kompas Aceh Utara

02/05/2026

Bupati Aceh Utara Serahkan DTH Rp2,9 Miliar untuk 1.620 KK Penyintas Banjir dan Longsor di 14 Kecamatan

30/04/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

May Day 2026: Indonesia Ratifikasi Konvensi International Labour Organization 188

03/05/2026

May Day di Lhokseumawe: Aksi SMUR Suarakan Kegelisahan Buruh dan Kritik Kebijakan Publik

03/05/2026

Dari Subuh untuk Kebangkitan Umat, Spirit Pengorbanan Menggema dalam Safari Subuh Kompas Aceh Utara

02/05/2026

Dirjen LIP Kementan Apresiasi Peran TA Khalid Percepat Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabanjir di Aceh

01/05/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Daerah

Bupati Aceh Utara Serahkan DTH Rp2,9 Miliar untuk 1.620 KK Penyintas Banjir dan Longsor di 14 Kecamatan

By Redaksi30/04/20260

ASPOST.ID- Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, menyerahkan Dana Tunggu…

Pemko Lhokseumawe Percepat Relokasi Pengungsi Rohingya, Gandeng IOM Siapkan Hunian Terpadu

30/04/2026

HMI Medan Dukung Penertiban Drainase, Desak Dinas SDABMBK Tindak Tegas Pelaku Usaha Alih Fungsi Parit

30/04/2026

KOHATI Desak Audit CCTV Daycare di Aceh, Respons Serius Maraknya Dugaan Kekerasan Anak

30/04/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.