ASPOST.ID – Puluhan anak TK Pertiwi Lhokseumawe mendapat pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. Sebanyak 80 siswa mengikuti kegiatan field trip sekaligus edukasi keselamatan kebakaran di lingkungan Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Lhokseumawe, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi para murid untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi petugas pemadam kebakaran melalui pengalaman langsung di lapangan.
Didampingi Kepala TK Pertiwi, para wali kelas dan dewan guru, anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dipandu personel Damkar BPBD Kota Lhokseumawe Regu C.
Kegiatan edukasi tersebut dipimpin Danru Regu C, Zulfazli. Para personel Damkar memperkenalkan berbagai tugas pemadam kebakaran sekaligus memberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya keselamatan, kewaspadaan dan upaya mencegah potensi bahaya kebakaran sejak usia dini.
Bagi anak-anak, kehadiran kendaraan pemadam berukuran besar, perlengkapan kerja dan aktivitas para petugas menjadi pengalaman yang menarik. Mereka tidak hanya melihat langsung lingkungan kerja petugas Damkar, tetapi juga memperoleh kesempatan mengenal profesi yang selama ini mungkin hanya mereka ketahui melalui cerita, buku maupun tontonan.
Salah satu materi yang diperkenalkan kepada para siswa adalah Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan petugas ketika menjalankan tugas pemadaman maupun menghadapi situasi darurat.
Pengenalan APD dilakukan secara langsung dengan pendekatan edukatif dan disesuaikan dengan usia peserta. Dengan demikian, anak-anak dapat memahami secara sederhana bahwa perlengkapan yang dikenakan petugas memiliki fungsi penting untuk melindungi diri saat bekerja di tengah kondisi berbahaya.
Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran kontekstual bagi anak usia dini. Anak-anak diajak belajar melalui pengamatan, interaksi dan pengalaman nyata di luar ruang kelas.
Dari kegiatan itu, mereka juga diperkenalkan pada nilai-nilai yang melekat dalam pekerjaan pemadam kebakaran, seperti keberanian, kedisiplinan, kesiapsiagaan, kepedulian serta tanggung jawab dalam membantu masyarakat.
Suasana kunjungan pun berlangsung penuh keceriaan. Rasa ingin tahu para anak-anak TK terlihat ketika mereka mengikuti penjelasan personel Damkar dan mengamati berbagai perlengkapan yang digunakan dalam menjalankan tugas.
Bagi TK Pertiwi Lhokseumawe, field trip tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman berbeda kepada peserta didik. Anak-anak tidak hanya mendapatkan suasana baru di luar sekolah, tetapi juga membawa pulang pengetahuan mengenai keselamatan dan profesi pelayanan publik.
Sementara bagi Damkar BPBD Kota Lhokseumawe, kegiatan edukasi kepada anak usia dini menjadi salah satu cara memperkenalkan peran pemadam kebakaran sekaligus membangun kesadaran mengenai keselamatan kebakaran sejak dini.
Dari ruang kelas menuju markas pemadam kebakaran, 80 siswa TK Pertiwi Lhokseumawe mendapat pelajaran sederhana namun bermakna, keberanian bukan hanya tentang menghadapi bahaya, tetapi juga tentang mengenal keselamatan, peduli terhadap lingkungan dan memahami pentingnya kesiapsiagaan sejak usia dini. (asp)


