ASPOST.ID- Menjelang dan selama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran memastikan kondisi keamanan di Aceh, khususnya wilayah teritorial Korem 011/Lilawangsa, berada dalam keadaan aman, damai, dan kondusif.
Penegasan tersebut disampaikan Brigjen TNI Ali Imran usai memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional, Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, tepat pada detik-detik pergantian 16 menuju 17 Agustus 2026.
“Menjelang dan selama peringatan HUT RI ke-81 ini, insya Allah saya pastikan situasi keamanan di Provinsi Aceh, khususnya wilayah tugas Korem 011/Lilawangsa, berada dalam kondisi yang sangat aman, damai, dan kondusif,” tegas Brigjen TNI Ali Imran.
Ia menegaskan, TNI bersama Polri dan seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk menjaga stabilitas keamanan serta mencegah berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi pihak mana pun yang berniat mengusik kedamaian di Provinsi Aceh,” ujarnya.
Danrem 011/Lilawangsa yang juga menjabat Danrindam Iskandar Muda mengajak masyarakat Aceh menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kedamaian.
“Masyarakat silakan merayakan hari kemerdekaan ini dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan kedamaian,” katanya.
Sebelumnya, suasana khidmat menyelimuti Kompleks TMP Nasional Desa Blang Panyang saat ratusan personel TNI dan Polri mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Tepat pukul 00.00 WIB, tiupan terompet korps musik TNI menandai dimulainya prosesi. Brigjen TNI Ali Imran bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan berdiri tegak menghadap pusara para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam suasana malam yang diterangi cahaya obor, peserta upacara mengikuti seluruh rangkaian prosesi, termasuk pembacaan naskah apel kehormatan dan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Ali Imran menekankan bahwa renungan suci bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali besarnya pengorbanan para pejuang sekaligus memperkuat tekad generasi penerus dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Malam renungan suci ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen krusial untuk memperkuat benteng spiritual dan mental kita dalam mengawal cita-cita luhur para pejuang. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diperjuangkan dengan darah, doa, dan air mata,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal, Sekda Kota Lhokseumawe A. Haris, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal, Kajari Lhokseumawe Feri Mupahir, Sekda Aceh Utara Dayan Albar, Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe Faisal Mahdi, para pejabat TNI-Polri, staf ahli Wali Kota Lhokseumawe, serta ratusan personel TNI dan Polri.
Pesan Danrem menjadi penegasan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Aceh tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keamanan, persatuan, dan kedamaian di Tanah Rencong. (*)


