ASPOST.ID- Dekan Fakuktas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe, Dr. Marhamah, M.Kom.I, menyatakan siap maju dalam bursa pemilihan Rektor IAIN Lhokseumawe masa jabatan 2024-2028.
Bahkan, Dr. Marhamah telah mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon(Balon) Rektor IAIN Lhokseumawe kepada panitia pemilihan.
Ia memiliki visinya untuk mempercepat terwujudnya visi IAIN Takengon menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Islam yang unggul dalam menyiapkan lulusan yg beriman, berakhlak mulia dan kompeten.
Sedangkan, Misinya untuk mewujudkan visi tersebut adalah melaksanakan pendidikan yg berkarakter dan berkualitas sehingga dapat menciptakan lulisan yg beriman, berakhlak mulia dan memiliki kompetensi dalam dunia kerja dan enterprenuership.
Selain itu juga meningkatkan kualitas penelitian yang inovatif dan pengabdian kepada masyarakat, tatakelola yang baik dan menguatkan jaringan kerjasama baik tingkat daerah, nasional maupun internasional tentunya untuk menguatkan riset dan enterprenuership.
“Jadi program kerja saya pastinya terkait dengan peningkatan kualitas dosen, tenaga pendidik, lulusan, tatakelola, dan sarpras,”ucap Dr. Marhamah, M.Kom.I.
Dr. Marhamah sebelumnya juga pernah menjadi Ketua Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam ( KPI ), Bimbingan Konseling Islam ( BKI ) dan Ka. Prodi KPI Pascasarjana fi IAIN Lhokseumawe.
Ia bertekad mempercepat mewujudkan visi-misi IAIN Takengon melalui beberapa gagasan, Penguatan pendidikan berkarakter yang berkuakitas, Peningkatan kualitas pengabdian dan penelitian yang inovatif, meningkatkan tatakelola yang dapat beradaptasi, dan memperkuat kerjasama hubungan nasional untuk penguatan riset dan entrepreneurship.
“Ini basisnya melahirkan alumni yang Islami dan berdaya saing,” katanya, dalam keterangannya kepada aspost.id, Rabu, 6 Desember 2023.
Mantan kepala pemberitaan RRI Lhokseumawe itu mengaku, tantangan dunia pendidikan di daerah saat ini minimnya serapan alumni di dunia kerja. Kondisi ini dinilai karena minimnya kemampuan alumni seiring rendahnya kualitas dosen.
“Ini bukan di IAIN Takengon ya, tapi secara luas, ini realitas sekarang kita lihat di masyarakat,”ucapnya. (asp/ril)

