ASPOST.ID– Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, resmi menutup tahapan pendaftaran bakal calon (balon) keuchik untuk Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Serentak Tahun 2026, pada Kamis (16/7).
Anggota Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Ulee Jalan, Rocky Fajar, menyampaikan bahwa hingga berakhirnya masa pendaftaran, tercatat dua bakal calon keuchik telah resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi Pilchikgam yang akan digelar secara serentak pada 20 September 2026.
“Dari seluruh tahapan pendaftaran yang telah dibuka oleh panitia, terdapat dua bakal calon yang telah melengkapi dan menyerahkan berkas pencalonan secara resmi kepada P2K,” kata Ketua P2K Gampong Ulee Jalan, M. Jafar, kepada aspost.id, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan data panitia, dua bakal calon yang telah mendaftarkan diri yakni, Tgk. H. Zulfikar IS, yang menyerahkan berkas pendaftaran pada 15 Juli 2026 di Kantor Keuchik Gampong Ulee Jalan. Kemudian Ismail, resmi mendaftar pada hari terakhir 16 Juli 2026 di lokasi yang sama.
M.Jafar menjelaskan, setelah tahapan pendaftaran ditutup, panitia akan melanjutkan proses penelitian dan verifikasi administrasi terhadap seluruh dokumen persyaratan yang telah disampaikan masing-masing bakal calon. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam regulasi Pilchikgam.
“P2K berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan pemilihan secara profesional, transparan, adil, dan demokratis, sehingga seluruh proses berjalan lancar hingga hari pemungutan suara,” katanya.
Pilchikgam Serentak Kota Lhokseumawe dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026, dengan harapan mampu melahirkan pemimpin gampong yang amanah, berkualitas, serta mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Gampong Ulee Jalan selama masa jabatan 2026–2032.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi tingkat gampong dengan menjaga situasi yang aman, damai, serta menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan demi terwujudnya proses pemilihan yang bermartabat. (*)


