ASPOST.ID- Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Lhokseumawe, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, pada Selasa, (3/6).

Sidak itu dilakukan untuk memantau langsung kondisi pasar serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Lhokseumawe.

Namun, hasil sidak menunjukkan secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam keadaan stabil. Hanya saja, yang menjadi kenaikan harga beras premium hingga Rp 10.000 perzak ukuran 15 kilo.

Untuk beras premium dari harga Rp 215.000 perzak 15 kilo menjadi Rp 225.000 merk Yushima,Merk Panah dan Rajawali dari harga Rp 210.000 menjadi Rp 220.000 perzak ukuran 15 kilo.

Kemudian, juga terjadi kenaikan harga telur Rp 2.000 perpapan, dari harga Rp 48.000 menjadi Rp 50.000 perpapan.

Wakil Wali Kota Husaini juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas ekonomi di daerah. TPID akan terus melakukan pemantauan secara rutin dan memberikan solusi cepat jika ditemukan masalah yang dapat memengaruhi inflasi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini bersama rombongan juga melanjutkan sidak ke gudang Bulog di Peunteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe untuk memantau cadangan beras.

Husaini meminta pihak Bulog segera melakukan Operasi Pasar, agar harga beras di Kota Lhokseumawe bisa dikendalikan, sehingga masyarakat memiliki alternatif membeli beras dengan harga terjangkau. (asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version