ASPOST.ID- Sejumlah tebing tanggul Krueng Pase di Kemukiman Madan, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, ambruk akibat hujan deras dan meningkatnya debit air sungai dalam beberapa hari terakhir ini.
Kondisi ambruknya tebing tanggul, seperti terjadi di Gampong Tanjong Awe, Tanjong Hagu, Tanjong Reungkam dan Madan, Kecamatan Samudera.
Warga Gampong Tanjong Reungkam, Kemukiman Madan Kecamatan Samudera, Aceh Utara, juga langsung memantau meningkatnya debit air Krueng Pase, karena sejumlah titik tebing tanggul mengalami kerusakan parah, akibat intensitas hujan semakin tinggi, pada Selasa, (20/12/2022).
Geuchik Gampong Tanjong Reungkam, Tgk. Kamal, didampingi oleh Kepala Kaur Pemerintahan Tgk. Jamri dan Anggota Tuha 4 Gampong Syukri bersama warga, kepada aspost.id menyampaikan, terkait persoalan tersebut sudah berulang kali disampaikan kepada Pj. Bupati Aceh Utara dan Kepala Dinas Pengairan Aceh.

Namun, sampai saat ini belum ada respon positif dan tanda-tanda tanggul yang telah rusak parah akan segera diperbaiki secara tanggap darurat.
Sementara itu, tokoh masyarakat Samudera, Aceh Utara, Muntasir Ramli, mendesak Penjabat Gubernur Aceh Mayor Jenderal TNI (Purn) Achmad Marzuki, untuk segera memerintahkan Kadis Pengairan Provinsi Aceh, Ade Surya, ST., ME agar menurunkan tim kelapangan. Tujuannya, untuk segera memperbaiki tanggul yang telah rusak parah, mengingat intensitas hujan tinggi agar tidak jatuh korban jiwa, harta benda dari masyarakat.
Menurutnya, tanggul Krueng Pase, yang dibangun pada tahun 1990, disejumlah lintasan Krueng Pase dari Kitau sampai ke Kuala Gampong Kuta Geuleumpang mengalami kerusakan parah dari sisi kiri dan kanan.
” Jika tidak segera diperbaiki, berpotensi menghancurkan sektor perekonomian masyarakat, baik pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan disejumlah gampong yang dilalui Krueng Pase, dari Kecamatan Samudera dan sebagian Gampong di Kecamatan Meurah Mulia, Nibong dan Kecamatan Syamtalira Aron,”terangnya.
Untuk itu, sekali lagi dia mendesak Pj. Gubernur Aceh, segera memerintahkan Kepala Dinas Pengairan Provinsi Aceh agar segera mencari solusi terkait perbaikan tanggul yang telah rusak. Mengingat kewenangan berada dibawah Dinas Pengairan Provinsi Aceh dan kepada Dewan Perwakilan Rakyat yang telah diberikan mandat oleh rakyat, jangan menutup mata terhadap persoalan tersebut, harus mengawal aspirasi masyarakat sampai tuntas. (asp)

