ASPOST.ID- Di tengah masih timpangnya kualitas fasilitas pendidikan di daerah, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melakukan langkah agresif ke Jakarta. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil (Ayahwa), memboyong jajarannya menemui Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, di Kementerian Pertahanan RI, Jumat (16/10/2026).
Pertemuan mendadak ini dilakukan guna menagih komitmen pusat sekaligus meminta percepatan eksekusi pembangunan Sekolah Unggulan Garuda di Aceh Utara, yang termasuk agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam penyiapan SDM unggulan.
Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, menegaskan bahwa langkah “jemput bola” ini diambil agar Aceh Utara tidak sekadar dijadikan objek wacana, melainkan menjadi prioritas utama pembangunan infrastruktur pendidikan nasional.
“Komunikasi tingkat tinggi terus dibangun oleh Bupati Ayahwa. Kami tidak ingin Aceh Utara tertinggal. Sekolah Unggulan Garuda harus direalisasikan secara konkret, bukan sekadar janji di atas kertas,” ujar Muntasir di Jakarta.
Langkah kritis Pemkab Aceh Utara ini dipicu oleh kebutuhan mendesak akan akses pendidikan berstandar tinggi bagi generasi muda di Serambi Mekkah. Menurut Muntasir, ketimpangan SDM antara daerah dan pusat hanya bisa dipangkas melalui intervensi langsung pemerintah pusat.
Selain mendesak penguatan kemitraan dengan URI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Pemkab Aceh Utara menyatakan siap menyediakan lahan dan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan.
Dalam tatap muka strategis tersebut, Bupati Ismail A. Jalil didampingi langsung oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jamaluddin, Kadis PUPR Ir. Jaffar, serta Jubir Pemkab Muntasir Ramli. Kehadiran lintas dinas ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah siap dari sisi teknis maupun regulasi, dan kini bola panas berada di tangan pemerintah pusat.(asp)


