ASPOST.ID – T. Fazil Mutasar, M.A.P., resmi meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, yang digelar serentak bersama 46 gampong lainnya, di Lhokseumawe, Ahad (20/9/2026).
Fazil, calon Keuchik nomor urut 1, memperoleh 610 suara, mengungguli calon nomor urut 2, Ridwan, yang meraih 591 suara. Dengan demikian, Fazil memenangkan kontestasi tersebut dengan selisih 19 suara.
Hasil tersebut tercatat dari total 1.201 pemilih yang menggunakan hak pilihnya dalam Pilchikgam Gampong Simpang Empat.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Fazil Mutasar untuk memimpin Gampong Simpang Empat pada periode 2026–2032.
Sebelumnya, Fazil mengusung visi menjadikan Gampong Simpang Empat sebagai gampong yang berbudaya, sejahtera, mandiri dan Islami, yang dirangkum dalam konsep “Bersemi.”
Visi tersebut dituangkan dalam sejumlah fokus pembangunan, mulai dari pelestarian adat dan budaya gampong, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan kemandirian ekonomi dan pembangunan, hingga penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Usai memperoleh suara terbanyak, Fazil menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Gampong Simpang Empat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan masyarakat, kata dia, menjadi modal penting untuk membangun gampong secara bersama-sama demi kepentingan masyarakat dan generasi mendatang.
“Jadi dengan berakhirnya Pemilihan Keuchik, kita masyarakat Simpang Empat harus kembali bersatu untuk sama-sama melanjutkan pembangunan gampong dan program pemberdayaan masyarakat kearah yang lebih baik kedepannya,”ucap Fazil, kepada aspost.id, Selasa (22/9).
Dengan hasil Pilchikgam tersebut, Fazil Mutasar diharapkan dapat membawa berbagai gagasan yang telah disampaikan selama proses pemilihan ke dalam program pembangunan Gampong Simpang Empat selama masa kepemimpinannya.
Kontestasi yang berlangsung dengan selisih 19 suara itu kini telah berakhir. Tantangan berikutnya adalah memastikan visi Bersemi dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat Gampong Simpang Empat. (asp)


