ASPOST.ID- Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera S, S.I.K bersama Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Kav Kapti Hertantyawan,SH meresmikan Mushalla Al-Mulk di Dusun Sarah Raja,Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (3/4/2024).
Wakapolres Aceh Utara Kompol Kompol Muhayat Effendie, S.H., M.H, Kabag Ops Kompol Firdaus dan sejumlah pejabat utama Polres Aceh Utara serta unsur pejabat TNI, juga ikut hadir dalam acara tersebut.
Dusun Sarah Raja merupakan salah satu pemukiman penduduk dalam wilayah Gampong Lubok Pusaka Kecamatan Langkahan. Lubok Pusaka itu termasuk sebuah gampong pedalaman dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, terletak di ujung Tenggara, berjarak sekitar 35 Km dari Ibukota Lhoksukon.

Sementara ke Dusun Sarah Raja berjarak sekitar 20 Km dari pusat Gampong Lubok Pusaka. Kondisinya, terisolir dan terpencil karena belum ada akses jalan dan jembatan untuk sampai ke sana.
Masyarakat setempat selama ini terpaksa melewati jalur sungai Krueng Arakundo. Bahkan, saban hari warga harus menggunakan jasa sampan bermesin dan berbadan ramping.
Untuk satu sampan bisa mengangkut penumpang 6 hingga 10 orang. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam bersampan dari pusat Gampong Lubok Pusaka menuju ke arah hulu Dusun Sarah.
Kehadiran Kapolres Aceh Utara dan Danrem 011/Lilawangsa ke Dusun Sarah Raja, untuk bersilaturahmi dengan masyarakat pedalaman. Sekaligus untuk meresmikan sebuah Mushalla yang selesai dibangun oleh Polres Aceh Utara sejak Agustus tahun lalu.

Selain itu juga dilakukan pembagian Bansos, pengobatan hratis serta pemberian santunan kepada masyarakat setempat.
Kapolres Aceh Utara, Deden Heksaputera S, dalam sambutannya menyampaikan, konsep mendirikan mushalla ini bukan hanya sebagai tempat beribadah atau tempat berkumpul, namun juga memiliki peran untuk membangkitkan kekuatan rohaniah dan iman baik.
“Sesuai namanya, Al Mulk yang diartikan kerajaan, sesuai yang tercantum dalam surat al mulk merupakan surah ke-67 dalam alquran, terdiri dari 30 ayat yang memberikan syafaat untuk yang membacanya, surat pencegah dari azab kubur (Al – Maniah) dan penyelamat dari azab kubur (Al – Munyiyat),”ucap Deden.
Ia mengatakan, pembangunan Mushalla Al-Mulk ini dimulai dengan peletakan batu pertama pada bulan Agustus 2023 bersama unsur Forkopimda.
Untuk biaya pembangunan mushalla itu bersumber dari sumbangan seluruh personel di jajaran Polres Aceh Utara, dan juga bantuan dari Danrem 011/Lilawangsa yang dengan tulus memberikan kontribusi kerja sama dan gotong royong yang kuat. Tentunya, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat di Dusun Sarah Raja, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.

“Saya berharap Mushalla Al-Mulk ini, Insya Allah dapat memancarkan cahaya Islam, menjadi pusat kegiatan keagamaan dan spiritual bagi masyarakat setempat serta menjadi tempat yang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah serta yang mempersatukan masyarakat dan kerukunan umat” pinta AKBP Deden Heksaputera.
Sementara itu, Zulkifli Kadus Sarah Raja menyampaikan rasa bahagianya sebab sudah lama merindukan Mushalla untuk dapat digunakan masyarakatnya dalam melaksanakan ibadah. Ia juga berharapa perhatian pemerintah untuk kepentingan akses jalan, karena gampong mereka merupakan pelosok paling jauh sehingga sulit dalam mencari keperluan dan kegiatan sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan/sumbangan dari proses pembangunan Mushalla sampai dengan bantuan lainnya kepada kami masyarakat dusun Sarah Raja yang sudah menjadi perhatian dari bapak-bapak semua terhadap gampong kami,”ucap Zulkfili.
Kunjungan sinergitas TNI Polri ini ditutup dengan penandatanganan Prasasti Peresmian pembangunan Mushalla Al-Mulk Sarah Raja dan pemotongan pita oleh Kapolres Aceh Utara, bersama Danrem 011/Lilawangsa.

Selain itu, juga diserahkan bantuan di Mushalla Al-Mulk oleh Kapolres berupa Al-quran, Iqra, Yasin, Mukena, Kain Sarung, Sajadah panjang, sajadah imam, mimbar, kain kafan dan lemari. (asp/ril)

