ASPOST.ID- Ketua DPR Aceh Zulfadhli,A. Md, yang juga politisi Partai Aceh, menyampaikan, penunjukan Ketua Gerindra Aceh Fadhullah akrab disapa Dek Fad sebagai Wakil Muzakir Manaf (Mualem) dalam Pilkada Aceh 2024, perlu dipertanyakan keabsahannya.
Politisi Partai Aceh ini, menilai pengumuman yang disampaikan Ketua Tim Seleksi Calon Kepala Daerah (Cakada) Partai Aceh, Dr Nurlis Effendi, beberapa hari lalu, terkesan seperti ada udang di balik batu.
“Kalau memang benar bahwa DPP Gerindra telah menerbitkan surat dukungan final untuk Dek Fad, di mana surat itu? tanya Ketua DPR Aceh ini.
Menurut dia, pengumuman oleh Tim Seleksi Calon Kepala Daerah yang dibentuk Partai Aceh, sangat bertolak belakang dengan upaya keras dari Mualem dan kader Partai Aceh, untuk terus melakukan penggalangan dukungan publik.
“Saya kira ini ada yang janggal. Di tengah upaya semua pihak membangun komunikasi politik, tiba-tiba pengumuman itu muncul,” ucap Zulfadhli, Jum’at kemarin.

Ia menyebutkan, dirinya tidak anti kepada Fadlullah, hanya saja sampai saat ini dia belum melihat surat dukungan final dari DPP Gerindra untuk Fadlullah. Bahkan saat diumumkan ke publik bila Mualem bersanding dengan Dek Fad, bukti surat juga tidak ditunjukkan.
“Bila nanti terbukti belum ada surat penetapan dari Gerindra untuk Dek Fad, Zulfadhli meminta DPP Partai Aceh, untuk melakukan evaluasi kinerja Dr. Nurlis Effendi. Kalau terbukti melakukan pelanggaran, maka harus dipecat dari Partai Aceh,”terangnya.
Sementara itu, Dr. Nurlis yang dihubungi Komparatif ID, menyampaikan, dirinya akan menjawab setelah pernyataan tersebut tayang.
“Nanti saya jawab ya. Setelah beritanya tayang,” katanya singkat.(asp)

