ASPOST.ID-Dinamika Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Meunasah Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, semakin menghangat menjelang berakhirnya masa pendaftaran bakal calon pada Kamis (16/7/2026).
Salah satu figur yang resmi mengembalikan berkas pencalonan adalah Muhammad Yusuf, S.HI, yang sebelumnya dikenal sebagai mantan calon legislatif (Caleg) Partai NasDem. Kehadirannya dipandang semakin memperkuat persaingan sekaligus menghadirkan warna baru dalam kontestasi politik di tingkat gampong.
Muhammad Yusuf datang didampingi keluarga, tokoh masyarakat, sahabat, dan para pendukung untuk menyerahkan berkas formulir pendaftaran kepada Panitia Pemilihan Keuchik (P2K). Momen tersebut menjadi penanda keseriusannya dalam mengikuti Pilchikgam Meunasah Panggoi 2026.
Mengusung visi membangun gampong yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, Muhammad Yusuf menyatakan pencalonannya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan keinginan untuk menghadirkan pemerintahan gampong yang lebih terbuka, responsif terhadap kebutuhan warga, serta mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
“Insya Allah, jika diberikan amanah oleh masyarakat, saya ingin menjadikan Meunasah Panggoi sebagai gampong yang semakin maju melalui pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang merata, serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Muhammad Yusuf, kepada aspost.id, Kamis (16/7).
Dengan resminya Muhammad Yusuf masuk dalam bursa calon keuchik, persaingan menuju Pilchikgam Meunasah Panggoi diperkirakan akan berlangsung semakin kompetitif. Masyarakat kini menantikan tahapan berikutnya hingga penetapan calon dan pelaksanaan pemungutan suara yang akan menentukan arah kepemimpinan gampong untuk enam tahun ke depan.
Pilchikgam 2026 di Kota Lhokseumawe menjadi salah satu momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di tingkat gampong. Kehadiran figur-figur baru dengan pengalaman dan gagasan pembangunan diharapkan mampu membawa perubahan positif serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(*)


